loading...
Merayakan dua dasawarsa kepemimpinannya di industri gaming, Asus ROG memamerkan lini laptop 2026 nan mengintegrasikan komputasi Kecerdasan Buatan (AI) tingkat lanjut. Foto: Asus Indonesia
JAKARTA - Merayakan 20 tahun dominasinya sebagai raja ekosistem gaming di Indonesia sejak 2006, Asus Republic of Gamers (ROG) secara resmi membuka 2026 dengan pamer laptop gaming monster.
Pabrikan asal Taiwan ini tidak hanya unjuk gigi lewat peningkatan spesifikasi mentah. Tapi, juga mendefinisikan ulang masa depan komputasi mobile melalui integrasi Kecerdasan Buatan (AI), kreasi layar dobel revolusioner pada Zephyrus Duo, dan kerjasama masterpiece berbareng studio game legendaris, Kojima Productions.

Tahun ini, kejuaraan laptop gaming tidak lagi sebatas pamer frame rate tinggi di dalam game.
Konsumen sekarang menuntut perangkat hybrid nan sanggup melahap beban kerja rendering pembuat konten, mengeksekusi Large Language Models (LLM) AI secara luring (offline), namun tetap portabel untuk dibawa nongkrong di warung kopi.
Asus ROG merespons pergeseran paradigma ini lewat lini produk nan komprehensif.
Revolusi Layar Ganda dan Monster Portabel AI
.jpg)
ROG Zephyrus Duo (GX651) dirancang sebagai laptop gaming pertama di bumi nan membopong dua buah layar sentuh beresolusi 3K dengan panel ROG Nebula HDR OLED dan refresh rate 120Hz.
Adrian Pradipta, Technical Public Relations, ASUS Indonesia, menyebut dalam logika alur kerja, layar sekunder ini memecahkan masalah klasik para streamer alias penyunting video nan selalu kekurangan ruang (screen real-estate).
“Layar utama bisa digunakan untuk bermain game, sementara layar bawah memantau kolom obrolan alias timeline editing,” beber Adrian.
Dijejali raksasa pemrosesan skematis hingga NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU, laptop ini menjanjikan performa dewa nan tetap stabil berkah sistem pendingin liquid metal (logam cair) dan vapor chamber.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·