Berbeda dengan lokasi wisata pada umumnya, Lembah Suhita tidak memberlakukan tiket masuk maupun biaya parkir. Pengunjung cukup melakukan pembelian produk di galeri alias kafe dengan minimal transaksi Rp 25 ribu per orang.
Produk nan tersedia beragam, mulai dari madu, makanan, minuman, hingga beragam produk UMKM lokal nan bekerja sama dengan pengelola.
Dengan nominal tersebut, visitor sudah bisa menikmati seluruh area wisata tanpa biaya tambahan.
Kemudian, salah satu aktivitas favorit visitor adalah barefoot grounding, ialah melangkah tanpa dasar kaki di jalur unik nan disiapkan menggunakan batu-batu alami.
Menurut Adinda, konsep itu tidak sekadar wisata, tetapi juga menjadi bagian dari style hidup sehat nan sedang dikembangkan Lembah Suhita.
"Grounding membikin kita lebih dekat dengan alam. Saat kaki menyentuh tanah dan batu secara langsung, tubuh menjadi lebih rileks dan membantu mengurangi stres akibat aktivitas sehari-hari," ungkapnya.
Selain itu, visitor juga dapat bermain di aliran sungai nan jernih, menikmati suasana piknik berbareng keluarga, bersantai di gazebo, alias sekadar menikmati udara pegunungan nan sejuk.
Bagi anak-anak, pengalaman nan ditawarkan jauh lebih beragam. Mereka dapat menangkap ikan di sungai, mengenal ekosistem lebah, hingga belajar menjaga lingkungan melalui beragam aktivitas edukatif.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·