Curhat Warga Pulau Bintan Mati Listrik: Takut Elektronik Rusak

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Batam, CNN Indonesia --

Sejumlah penduduk di Pulau Bintan nan tinggal di perumahan Pinang Mas Jalan Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) mengeluh karena pemadaman listrik tetap terjadi Selasa (13/10) malam.

Warga setempat menggunakan lilin dan pelita sebagai perangkat penerangan di rumah mereka. Warga kembali mendapat pemadaman secara bergilir setelah adanya pemadaman secara total (Black Out) jaringan listrik Batam - Pulau Bintan nan terjadi sejak Senin (12/10).

"Sejak Senin pagi padam, sekarang padam lagi. Hidup hanya sebentar," kata Erni penduduk Pinang Mas Tanjungpinang, kepada CNNIndonesia.com, Selasa malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Erni mengatakan, pemadaman nan tetap berjalan dirasakan sangat mengganggu aktivitas. Dia menyebut, listrik nan hanya menyala sejenak kemudian meninggal lagi dikhawatirkan bisa merusak peralatan elektronik di rumah.

Selain itu, dia juga takut terjadi korsleting listrik hingga mengakibatkan kebakaran rumah. Erni bercerita, kondisi pemadaman listrik secara total pernah terjadi 2006 lalu, sejumlah peralatan elektronik rusak lantaran mati-hidup listrik secara bergantian.

"Sangat-sangat terganggu, apalagi jika peralatan elektronik, takutnya mati-hidup, jadi rusak," ucapnya.

Selain dia, Erlina penduduk setempat juga mengeluhkan pemadaman lantaran dia tidak bisa membikin kue untuk dijual ke warung-warung. Dia mengaku sudah tiga hari tidak bisa berdagang kue selama pemadaman listrik secara total nan berkapak kepada penduduk di Pulau Bintan.

"Tak bisa jualan, ini saya sudah nyaris tiga hari lah tidak jualan kue," katanya.

Erlina menggantungkan penghasilannya menjual kue, untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Membantu penghasilan suami nan bekerja sebagai pekerja bangunan.

Selain itu, pemadaman membikin tidak adanya air bersih lantaran mesin pompa air tidak bisa berfungsi.

"Macam mana mau buat kue, semuanya air mau sedot pakai pompa tidak bisa. Air tidak ada, lampu mati, susah jadinya," ujarnya.

Mereka berambisi agar listrik kembali normal seperti semula. Apabila terjadi gangguan ataupun kerusakan mereka berambisi bisa segera diatasi.

(arp/isn)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional
↑