Como sukses lolos ke Liga Champions pertama kali dalam sejarah(Instagram/@comofootball)
COMO mencetak sejarah dengan memastikan tiket Liga Champions untuk pertama kalinya setelah finis di empat besar Serie A. Pada saat bersamaan, AS Roma juga kembali ke kejuaraan elite Eropa, sedangkan AC Milan dan Juventus kandas mempertahankan posisi mereka di area Liga Champions pada pekan terakhir musim ini.
Como mengamankan tempat di Liga Champions usai menang telak 4-1 atas Cremonese nan dipastikan terdegradasi ke Serie B. Hasil itu melengkapi perjalanan impresif tim didikan Cesc Fabregas sejak diakuisisi grup Djarum pada 2019.
"Ini setara dengan semua pencapaian saya lantaran gimana perihal itu dilakukan dan dengan siapa kami melakukannya, lantaran kami melakukannya dengan pemain-pemain nan sangat muda, nyaris semuanya berumur di bawah 23 tahun. Itu luar biasa," ujar Fabregas dikutip dari AFP.
Sementara itu, AS Roma memastikan finis di posisi ketiga setelah mengalahkan Verona 2-0. Donyell Malen membuka kelebihan lewat bola muntah penalti nan sempat ditepis Lorenzo Montipo, sebelum Stephan El Shaarawy menambah gol pada masa injury time dalam laga perpisahannya berbareng klub.
Sebaliknya, AC Milan kudu menerima realita pahit tersingkir dari empat besar. Rossoneri nan memulai pekan terakhir di posisi ketiga justru kalah 1-2 dari Cagliari di kandang sendiri.
Milan sebenarnya sempat unggul sigap melalui gol Alexis Saelemaekers pada menit kedua. Namun, dua gol jawaban dari Gennaro Borrelli dan Juan Rodriguez membikin mereka kehilangan poin krusial dan finis di luar area Liga Champions setelah hanya mengoleksi 10 poin dari 10 pertandingan terakhir.
"Saat ini saya kecewa dan marah lantaran kami tersingkir dari Liga Champions. Tidak ada nan menduga performa seperti itu, tetapi kami kudu menerimanya," kata pembimbing Milan Massimiliano Allegri.
Juventus juga kandas memanfaatkan situasi setelah hanya bermain seri 2-2 melawan Torino pada Derbi Torino. Pertandingan tersebut sempat tertunda lebih dari satu jam akibat kerusuhan antarsuporter nan menyebabkan satu orang kudu dibawa ke rumah sakit.
Seandainya Milan bisa meraih hasil seri melawan Cagliari, mereka dipastikan finis di posisi keempat lantaran unggul rekor head-to-head atas Como.
Di laga lain, Napoli menutup musim sebagai runner-up di bawah Inter Milan setelah menang 1-0 atas Udinese melalui gol tunggal Rasmus Hojlund. Pertandingan itu sekaligus menjadi laga perpisahan Antonio Conte nan dikabarkan bakal melatih tim nasional.
"Merupakan suatu kehormatan, sangat spesial bisa melatih Napoli. Ini adalah dua musim nan hebat, sebuah pengalaman nan luar biasa," tutur Conte. (H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·