Cerita Hilangnya Bupati dan Sekda Kuansing saat OTT KPK

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menceritakan detik-detik pencarian Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing, Zulkarnaen, mengenai kasus dugaan lelang kedudukan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing, Riau. Keduanya sempat menghilang saat operasi tangkap tangan (OTT) nan dilakukan KPK.

Suhardiman dan Zulkarnaen sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan lelang kedudukan di lingkungan Pemkab Kuansing. Keduanya kemudian menjalani pemeriksaan intensif setelah menyerahkan diri pada Selasa, 30 Juni 2026 malam.

Proses penahanan keduanya sempat diwarnai drama, karena keduanya tidak ada di letak ketika KPK melakukan OTT di Kuansing. Bahkan keduanya dilaporkan sudah meninggalkan wilayah asalnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Taufik Husein, mengatakan tim sempat kesulitan menemukan keduanya di sejumlah letak nan diduga menjadi tempat keberadaan mereka.

"Jadi memang ketika tim di lapangan melakukan pengamanan terhadap pihak-pihak nan diduga sesuai dengan laporan masyarakat nan diterima, kita mencari ke nan pasti lantaran Bupati kita cari ke rumah dinas ya," ujar Taufik dalam bertemu pers di Gedung KPK, Rabu (1/7/2026).

"Kemudian ke instansi pemerintahan Kabupaten Kuansing, tapi tim tidak menemukan posisi nan bersangkutan. Dan kemudian diduga memang sudah ke luar dari Kabupaten Kuansing," sambungnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑