Aktris Brooke Shields buka bunyi mengenai pengalaman traumatisnya setelah membintangi movie 'Pretty Baby' saat dirinya tetap berumur 11 tahun.(AFP)
AKTRIS senior Amerika Serikat, Brooke Shields, 61, blak-blakan mengenai respons ekstrem nan dia terima dari para fans setelah membintangi Pretty Baby. Film tahun 1978 tersebut merupakan movie besar pertamanya, di mana dia berkedudukan sebagai pekerja seks anak saat dirinya tetap berumur 11 tahun.
Berbicara dalam bagian siniar The Bossticks pada Senin, 1 Juni, Shields mengenangkan sungguh beratnya proses syuting movie tersebut pada masa itu.
"Dan itu adalah syuting nan sangat susah untuk dilakukan lantaran kami berada di New Orleans selama nyaris lima bulan dan itu hanyalah sebuah movie berlatar masa lalu, dan jam kerjanya sangat panjang dan itu terjadi selama musim panas," kenang Shields. "Jadi saya hanya bekerja selama tiga bulan dan kemudian saya kudu bekerja, seperti, pada akhir pekan agar saya tidak ketinggalan sekolah."
Namun, setelah movie tersebut melambungkan namanya ke jejeran bintang papan atas, perhatian publik nan dia terima langsung berubah menjadi sangat intens hingga berada di tahap nan mengkhawatirkan.
"Dan kemudian kami pergi ke Festival Film Cannes dengan movie tersebut. Dan terjadi kehebohan besar tentang saya dan ada kerumunan orang dan mereka mencoba memotong rambut saya dan itu gila," ungkap Shields seraya menambahkan bahwa orang-orang saat itu seolah "menginginkan bagian" dari dirinya.
"Itu konyol," tambahnya. "And ibu saya dan saya seperti, 'Tidak, jangan pernah lagi. Tidak ada lagi movie untuk kami. Kembali ke bumi modeling.' "
Shields mengakui bahwa movie tersebut sangat kontroversial. Meski begitu, mendiang ibunya, Teri, nan meninggal tahun 2012 dan menjadi manajer pekerjaan Shields hingga sang putri menginjak usia 20-an, pada awalnya tidak menyangka movie itu bakal memicu kontroversi besar.
"Itu adalah movie Amerika pertama dari seorang sutradara Prancis," ujarnya. "Dan kami sangat bangga lantaran ibu saya selalu, seperti, membawa saya ke film-film Fellini dan membawa saya ke semua movie seni ini. Kami juga menonton animasi Disney dan semacamnya, tetapi dia membawa saya ke film-film rumah seni nan nyata ini sejak saya tetap seorang gadis kecil. Dan lantaran itu saya mempunyai apresiasi terhadap sinema dan kemudian sangat senang menjadi bagian dari movie nan betul-betul sinematik dan kemudian itu justru, seperti, merusak seluruh hidup kami dan kami menolak untuk melakukan apa pun selama bertahun-tahun."
Setelah sempat menarik diri dari bumi akting akibat peristiwa tersebut, Shields kemudian kembali dan membintangi movie legendaris The Blue Lagoon pada 1980. Ia sempat meninggalkan Hollywood sejenak untuk konsentrasi pada pendidikannya hingga lulus dari Princeton University tahun 1987 dengan gelar Sarjana Sastra Prancis. Setelah itu, dia kembali aktif di bumi intermezo dan membintangi beragam movie seperti Running Wild dan The Midnight Meat Train, serta serial televisi termasuk Suddenly Susan dan Lipstick Jungle. (People/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·