Chief Executive Officer (CEO) Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menerima kunjungan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Selasa (7/7).
Rosan didampingi Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, dan Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir. Sementara Tony didampingi jejeran Tony Blair Institute for Global Change (TBI)
Dalam pertemuan tersebut, dibahas oleh kedua belah pihak mengenai beragam kesempatan kerja sama strategis nan juga bisa mendukung transformasi BUMN, seperti menguatkan tata kelola, pengembangan sektor-sektor strategis, juga peningkatan daya saing di tingkat global.
Dony memandang pentingnya BUMN memandang beragam pengalaman dan praktik nan bisa diadaptasi dari Tony Blair Institute, agar agenda transformasi BUMN bisa lebih optimal dan memberi nilai tambah untuk Indonesia.
"Kita mau transformasi BUMN melangkah lebih cepat. Karena itu, krusial buat kita membuka ruang kerjasama dengan mitra dunia seperti Tony Blair Institute," ujar Dony dalam keterangannya.
Pembahasan juga mencakup kesempatan kerjasama dalam pengembangan area ekonomi, percepatan hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur, transformasi digital, dan penguatan kapabilitas kelembagaan melalui pemanfaatan pengalaman dan jejaring dunia nan dimiliki Tony Blair Institute.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghadirkan praktik-praktik terbaik, memperluas akses terhadap investasi berkualitas, juga mempercepat penerapan beragam program strategis nasional.
Dony memastikan BP BUMN dan Danantara bakal terus memperkuat kerjasama dengan beragam mitra strategis internasional. Tujuannya agar BUMN semakin profesional, berkekuatan saing global, dan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional nan berkelanjutan.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·