Camat Respons Kemunculan Kuburan Kuno di Dasar Waduk Gajah Mungkur

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Camat Wuryantoro, Soemardjono Fadjari, buka bunyi menyusul kemunculan kuburan antik di dasar Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah.

Soemardjono mengatakan kejadian semacam itu terjadi nyaris setiap tahun di musim kemarau, saat air waduk menyusut.

"Setiap tandus biasanya makam-makam itu mulai terlihat, tapi ini baru sebagian, lantaran airnya tetap cukup tinggi," kata dia pada pekan ini, dikutip DetikJateng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, Soemardjono mengungkapkan makam biasanya mulai terlihat sejak Agustus. Namun, tahun ini makam-makam itu baru terlihat pada September lantaran proses penyusutan air berjalan lebih lambat.

"Biasanya Agustus sudah mulai kelihatan. Tahun ini surutnya agak lambat, sehingga belum semuanya muncul," ucap dia.

Kemunculan makam di tengah waduk juga biasanya memicu perhatian sebagian penduduk maupun pengunjung. Namun hingga saat ini antusiasme itu belum begitu terlihat.

Sejumlah orang nan berjamu ke waduk sejauh ini hanya untuk memancing.

Selain itu, letak makam tak mudah dijangkau. Pengunjung kudu melangkah kaki melewati bagian dasar waduk nan mengering. Kondisinya tetap berupa tanah dan beberapa bagian basah sehingga akses menuju area makam terbilang cukup sulit.

Kemunculan makam antik di Gajah Mungkur tak lepas dari sejarah pembangunan waduk tersebut.

Sejumlah wilayah permukiman di Wonogiri kudu ditenggelamkan demi Waduk Gajah Mungkur. Sebanyak 51 desa di tujuh kecamatan terdampak imbas pembangunan waduk buatan itu.

Area nan sekarang menjadi dasar waduk sebelumnya merupakan wilayah nan dihuni masyarakat, termasuk letak pemakaman umum.

Saat permukaan air turun cukup jauh di musim kemarau, bagian-bagian nan dulu berada di atas permukaan kembali muncul. Makam pun jadi salah satu jejak masa lampau nan sesekali bisa disaksikan penduduk ketika air di waduk menyusut.

(nsa/dmi)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional