Brimob Polda Metro Bantu Evakuasi Korban Banjir di Cipondoh Tangerang

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Tangerang - Satuan Brimob Polda Metro Jaya turut serta membantu pemindahan penduduk terdampak banjir di Cipondoh, Kota Tangerang, Banten. Banjir ini diakibatkan dari luapan Kali Angke hingga menggenangi permukiman penduduk setinggi 80-150 cm.

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto mengatakan, personil nan terjun dalam membantu proses pemindahan ialah tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya. Evakuasi dilakukan di Jalan Kampung Candulan, Kelurahan Petir.

"Kehadiran personel di letak musibah merupakan corak respons sigap Polri dalam melindungi masyarakat dan memastikan keselamatan penduduk menjadi prioritas utama," ujar Henik kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).

Henik menyebut, proses pemindahan dilakukan menggunakan perahu karet. Para personel pun langsung menyisir letak banjir seraya berkoordinasi dengan Ketua RT dan aparatur kelurahan untuk mempercepat proses pengamanan warga.

"Langkah sigap ini membikin proses pemindahan melangkah tertib dan menjangkau wilayah terdampak secara menyeluruh," jelas Henik.

Satuan Brimob Polda Metro Jaya turut serta membantu pemindahan penduduk terdampak banjir di Cipondoh, Kota Tangerang, Banten. (dok Istimewa)Satuan Brimob Polda Metro Jaya turut serta membantu pemindahan penduduk terdampak banjir di Cipondoh, Kota Tangerang, Banten. (dok Istimewa)

Dia mengungkapkan, total ada 215 penduduk nan sukses di evakuasi. Para penduduk terdampak ini di pemindahan ke letak kondusif seperti Masjid Nurulbyakin, Mushola Nurul Iman, dan Masjid Al Wahab.

"Sementara sebagian penduduk lainnya memilih memperkuat di rumah dengan pengawasan petugas," terang Henik.

Dia juga memastikan kondisi di lapangan berangsur terkendali setelah tim memastikan seluruh titik rawan dalam keadaan aman. Masyarakat pun diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan segera menghubungi jasa Polri di nomor 110 jika memerlukan support darurat.

"Sinergi antara petugas dan penduduk diharapkan bisa meminimalkan akibat serta menjaga keselamatan bersama," pungkasnya. (kuf/jbr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News