BPK berikan opini WTP laporan finansial Pemprov Sulsel 2025.
, MAKASSAR, – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan telah menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Sulsel tahun anggaran 2025. Meskipun BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), terdapat sejumlah catatan krusial nan perlu diperhatikan oleh DPRD dan Pemprov Sulsel.
Anggota I BPK, Nyoman Adhi Suryadnyana, menyatakan bahwa berasas pemeriksaan nan dilakukan sesuai Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN), ditemukan beberapa temuan nan memerlukan perhatian serius. Temuan tersebut antara lain mengenai penganggaran pendapatan pajak dan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) nan tidak terukur secara rasional, sehingga berisiko menimbulkan ketidakseimbangan antara anggaran dan realisasi pendapatan serta shopping pada tahun 2025.
Selain itu, pengelolaan dan penyajian agunan serta sisa duit muka pengadaan peralatan dan jasa dinilai belum memadai, berisiko mengakibatkan kehilangan penerimaan sebesar Rp7 miliar. Utang beban nan tidak seluruhnya dianggarkan juga menyebabkan pemerintah kabupaten dan kota di Sulsel belum menerima biaya bagi hasil pajak dan support finansial sebesar Rp705 miliar.
Meski demikian, BPK tetap memberikan apresiasi kepada Pemprov Sulsel atas capaian opini WTP dan mengingatkan agar seluruh rekomendasi BPK segera ditindaklanjuti oleh Gubernur Sulawesi Selatan beserta jejeran dalam 60 hari setelah Laporan Hasil Pemeriksaan diterima.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengapresiasi BPK nan telah melakukan pemeriksaan secara ahli dan objektif. Ia menegaskan bahwa opini WTP ini menjadi bagian krusial dalam memperkuat kepercayaan publik dan suasana investasi di Sulsel.
Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, menyatakan bahwa pihaknya bakal segera menindaklanjuti rekomendasi BPK melalui rapat kerja berbareng organisasi perangkat wilayah terkait. Penyampaian laporan ini dianggap mempunyai makna strategis untuk mendorong tata kelola pemerintah nan baik dan benar.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·