Jakarta -
Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), Rosan Roeslani, berjumpa dengan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari, beserta jajarannya dan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik.
Rosan mengatakan, pertemuan tersebut digelar untuk memperkuat sinergi lembaga negara. Sinergi nan kuat ini disebut dapat memperkuat fondasi pasar modal dan ekosistem investasi di Indonesia.
"Kami memperkuat sinergi untuk memperkokoh fondasi pasar finansial dan ekosistem investasi Indonesia," ungkap Rosan dalam unggahan resmi akun IG @rosanroeslani, Jumat (3/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rosan mengatakan, koordinasi nan solid dapat meningkatkan kepercayaan investor. Selain itu, langkah ini juga dipercaya dapat memperkuat daya saing Indonesia sebagai destinasi investasi berkualitas.
"Kepastian regulasi, tata kelola nan baik, serta koordinasi nan solid menjadi fondasi dalam meningkatkan kepercayaan penanammodal dan memperkuat daya saing Indonesia sebagai destinasi investasi berkualitas," pungkasnya.
Pertemuan ini juga ikut dihadiri oleh Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Sjahrir. Kemudian Friderica juga didampingi oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi.
(ahi/ara)
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·