Seorang bocah laki-laki berumur 10 tahun berinisial J tewas ditabrak rombongan Harley-Davidson (HD) di Kelurahan Nanggala Sangpiak Salu, Kecamatan Nanggala, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, pada Kamis (30/4).
Kasat Lantas Polres Toraja Utara, Iptu Muhammad Nasrun Sujana, mengatakan korban sempat dilarikan ke rumah sakit (RS), namun nyawanya tak tertolong.
"Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi nyawanya tidak tertolong. Dinyatakan meninggal dunia," kata Nasrun Sujana, Sabtu (2/5).
Rombongan moge Harley-Davidson ini bergerak dari arah Kota Palopo menuju Rantepao, Toraja. Saat di lokasi, salah satu pemoge berinisial RDN nan berkedudukan sebagai sweeper tiba-tiba lenyap kendali dan terjatuh dari motornya.
Sementara itu, motor nan dikendarainya tetap melaju lampau menabrak Julfian nan berdiri di bahu jalan. Akibatnya, siswa kelas 5 SD itu terlempar ke area persawahan.
"Tepat di jalan lurus itu, pengendara moge tiba-tiba lenyap keseimbangan dan jatuh dari motornya. Motornya tetap melangkah ke depan sejauh sekitar 40 meter dan menabrak seorang anak pejalan kaki," bebernya.
Saat ditanya apakah pengendara moge melakukan freestyle, Nasrun mengaku tidak mengetahui perihal tersebut.
Rombongan Moge dari Luar Daerah
Nasrun menjelaskan, rombongan moge ini berasal dari luar daerah. Mereka ke Toraja dalam rangka berwisata.
"Kalau rombongannya barangkali kurang lebih 15 motor. Mereka bukan orang Sulsel, tapi dari luar daerah," sebutnya.
Untuk pengendara moge tersebut, lanjut Nasrun, tetap dalam proses pemeriksaan. Sementara rekan-rekannya telah kembali ke Makassar.
"Ada di instansi (pengendara motor) ini. Ini kan sementara pemeriksaan saksi-saksi. Makanya kita cari saksi di sana, CCTV-nya. Dan kasus ini tetap dalam proses penyelidikan. Kalau potensi tersangka itu, pasti ada," bebernya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·