BMKG : Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga Awal Juni

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
 Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga Awal Juni Petugas Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta berbareng Petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) mengevakuasi pohon tumbang nan menimpa warung di Rawamangun, Jakarta, Kamis (7/5/2026).(MI/Usman Iskandar.)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem nan tetap berkesempatan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 29 Mei hingga 1 Juni 2026. 

Meski sebagian wilayah mulai memasuki musim kemarau, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat tetap berpotensi terjadi akibat dinamika atmosfer nan tetap cukup aktif.

"BMKG memprakirakan kondisi cuaca di Indonesia secara umum didominasi hujan ringan hingga hujan lebat," ungkap BMKG, Kamis (28/5). 

Potensi hujan dengan intensitas sedang diperkirakan terjadi di Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.

Sementara itu, hujan lebat hingga sangat lebat nan dapat disertai kilat alias petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Papua Pegunungan dengan status siaga. BMKG juga mengeluarkan peringatan awal potensi angin kencang di Aceh, Sumatra Utara, Riau, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Selatan.

Menghadapi kondisi cuaca nan condong cerah namun tetap disertai potensi cuaca ekstrem, BMKG mengimbau masyarakat untuk menggunakan pelindung alias tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan guna menghindari paparan langsung sinar matahari. Masyarakat juga diminta menjaga kecukupan cairan tubuh untuk mencegah dehidrasi dan kelelahan.

BMKG menilai dinamika atmosfer nan tetap signifikan dalam beberapa hari ke depan dapat meningkatkan akibat terjadinya musibah hidrometeorologi. 

Karena itu, masyarakat dan para pemangku kepentingan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat nan dapat disertai petir dan angin kencang.

Pengendara kendaraan bermotor juga diimbau berhati-hati lantaran kondisi cuaca tersebut berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan. 

Selain itu, masyarakat perlu mewaspadai kemungkinan pohon tumbang, cabang patah, iklan roboh, genangan air, hingga sambaran petir. 

BMKG menyarankan masyarakat tidak berlindung di bawah pohon, papan reklame, maupun gedung nan rentan saat hujan disertai angin kencang dan petir.

Menurut BMKG, kondisi cuaca nan dapat berubah sewaktu-waktu perlu menjadi perhatian dalam perencanaan beragam aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta aktivitas luar ruang seperti olahraga dan wisata.

Untuk memperoleh info terbaru, masyarakat diimbau secara berkala memantau prakiraan cuaca, peringatan dini, dan info cuaca ekstrem melalui kanal resmi BMKG, baik melalui laman resmi, aplikasi InfoBMKG, maupun media sosial BMKG.  (H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia