Biaya Pendidikan Terus Naik, Orangtua Perlu Siapkan Dana Sekolah Anak Sejak Dini

Sedang Trending 3 jam yang lalu
Biaya Pendidikan Terus Naik, Orangtua Perlu Siapkan Dana Sekolah Anak Sejak Dini ilustrasi(Antara)

Biaya pendidikan nan terus meningkat dari tahun ke tahun menjadikan perencanaan biaya pendidikan sebagai salah satu aspek krusial dalam pengelolaan finansial keluarga. Persiapan sejak awal dinilai dapat membantu orang tua menghadapi kebutuhan pendidikan anak di masa depan tanpa mengganggu stabilitas finansial rumah tangga.

Berdasarkan publikasi Statistik Penunjang Pendidikan 2024 nan diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata biaya pendidikan pada jenjang Sekolah Dasar (SD) sederajat mencapai Rp4,56 juta per tahun ajaran. Angka tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) alias Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sederajat, ialah mencapai Rp10,19 juta per tahun ajaran. Data tersebut menunjukkan bahwa pendidikan merupakan kebutuhan jangka panjang nan memerlukan perencanaan finansial nan matang. Seiring bertambahnya jenjang pendidikan, kebutuhan biaya nan kudu dipersiapkan family juga bakal semakin besar.

PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), personil holding BUMN asuransi, penjaminan, dan investasi Indonesia Financial Group (IFG), menilai perencanaan biaya pendidikan perlu menjadi bagian dari strategi finansial family agar orang tua lebih siap menghadapi beragam kebutuhan pendidikan anak di masa mendatang.

Selain meningkat seiring jenjang pendidikan, besaran biaya pendidikan juga berbeda pada setiap golongan masyarakat. Data BPS menunjukkan rata-rata biaya pendidikan SD sederajat pada golongan 20% rumah tangga dengan tingkat pengeluaran tertinggi mencapai Rp8,88 juta per tahun ajaran. Sementara itu, pada golongan 40% rumah tangga dengan tingkat pengeluaran terendah, rata-rata biaya pendidikan tercatat sebesar Rp3,28 juta per tahun ajaran.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa keahlian finansial setiap family tidak sama. Namun demikian, kebutuhan untuk mempersiapkan pendidikan anak tetap menjadi prioritas nan perlu direncanakan sejak awal.

Direktur Bisnis Individu merangkap Pelaksana Tugas Direktur Bisnis Korporasi IFG Life, Fabiola Noralita, mengatakan orang tua sebaiknya tidak menunda perencanaan biaya pendidikan hingga anak memasuki usia sekolah.

“Setiap orang tua tentu mau memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya. Karena itu, perencanaan biaya pendidikan sebaiknya tidak menunggu hingga anak memasuki usia sekolah, melainkan dipersiapkan sejak awal sebagai bagian dari perencanaan finansial keluarga,” ujar Fabiola.

Menurut dia, persiapan nan lebih matang bakal memberikan kesempatan lebih besar bagi family untuk mewujudkan cita-cita pendidikan anak tanpa mengorbankan kebutuhan finansial lainnya. Selain itu, family juga perlu mengantisipasi beragam akibat nan berpotensi memengaruhi kondisi finansial rumah tangga agar rencana pendidikan anak tetap dapat melangkah sesuai harapan.

Urgensi perencanaan pendidikan sejak awal juga semakin relevan di tengah bingkisan demografi nan sedang dinikmati Indonesia. Dengan jumlah masyarakat usia produktif nan mendominasi, semakin banyak family nan berada pada fase membangun masa depan dan mempersiapkan beragam kebutuhan jangka panjang, termasuk pendidikan anak.

Meski demikian, tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk perlindungan finansial tetap perlu ditingkatkan. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, tingkat literasi asuransi masyarakat Indonesia baru mencapai 45,45%, sedangkan tingkat inklusinya berada di nomor 28,50%. Data tersebut menunjukkan tetap terdapat ruang nan cukup besar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan finansial sebagai bagian dari perencanaan masa depan keluarga.

Sebagai perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan, IFG Life terus mendorong peningkatan literasi finansial sekaligus kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mempersiapkan masa depan keluarga. Perusahaan memandang pendidikan sebagai salah satu tujuan finansial utama nan perlu direncanakan dan dijaga keberlangsungannya.

Karena itu, IFG Life berkomitmen menghadirkan solusi perlindungan nan membantu family tetap melanjutkan beragam rencana masa depan ketika menghadapi akibat nan tidak terduga, termasuk dalam menjaga keberlanjutan pendidikan anak. (E-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia