Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) sekaligus Juru Bicara BGN, Agustina Arumsari, memperkenalkan lima pejabat tinggi nan telah dilantik untuk memperkuat Badan Gizi Nasional (BGN).
Perkenalan itu dilakukan dalam konvensi pers di Gedung BGN, Jakarta, Selasa (21/7).
Arumsari mengatakan, kelima pejabat tersebut diangkat melalui Keputusan Presiden sesuai Pasal 59 Peraturan Presiden Nomor 83 tentang Badan Gizi Nasional nan mengatur pejabat tinggi madya dapat ditunjuk langsung oleh Presiden.
“Kemarin sore kami mendapat Keppres nan ditandatangani Pak Presiden, mengangkat beliau-beliau ini sebagai pejabat tinggi madya di lingkungan BGN,” kata Arumsari kepada wartawan.
“Tentu saja kami senang sebagai ketua BGN lantaran memang kami memerlukan tim untuk bersama-sama memperbaiki BGN, memperbaiki program Makan Bergizi Gratis,” lanjutnya.
Adapun lima pejabat nan diperkenalkan yakni:
Lili Khamiliyah selaku Sekretaris Utama
Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea selaku Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola
Zainuri selaku Deputi bagian Penyediaan dan Penyaluran
Mariman Darto selaku Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama
Ketut Sumedana selaku Deputi bagian Pemantauan dan Pengawasan
Arumsari menjelaskan, Ketut Sumedana dipilih lantaran mempunyai pengalaman panjang selama 28 tahun di Kejaksaan. Menurutnya, pengalaman tersebut dinilai relevan untuk memperkuat kegunaan pengawasan penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Nah, ini kayaknya jika beliau enggak asing nih, lantaran beliau lama jadi Kapuspenkum ya. Bapak Dr. Ketut Sumedana mendapat amanah menjadi Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan,” ujarnya.
Ia mengatakan, Ketut nantinya bakal bekerja memantau penyelenggaraan program MBG di lapangan, termasuk mengawasi jika terjadi persoalan seperti dugaan keracunan makanan maupun potensi penyimpangan lainnya.
“Beliau punya jaringan seluruh Indonesia tentu saja sebagai mantan di Kejagung. Nanti kita bakal lihat pengalaman panjang dari pengawasan penegakan hukum, tentu termasuk mengidentifikasi potensi penyimpangan, memastikan kepatuhan regulasi, dan tentu saja monitoring pertimbangan seluruh program MBG,” ucap Arumsari.
Ketut juga bakal bertanggung jawab menyusun standar operasional pengawasan program MBG berbareng jejeran BGN.
Dalam kesempatan tersebut, Arumsari juga memaparkan argumen penunjukan empat pejabat lainnya. Prima Yosephine nan sebelumnya menjabat Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan ditugaskan membangun sistem penetapan sasaran, pengedaran hingga monitoring penerima faedah MBG.
Sementara Zainuri nan berasal dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dipercaya menangani penyediaan dan penyaluran lantaran berlatar belakang auditor dan mempunyai pengalaman di bagian pengawasan finansial negara. Mariman Darto dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bakal menangani promosi dan kerja sama dengan beragam pihak, sedangkan Lili Khamiliyah nan sebelumnya menjabat Kepala Biro Umum dan Keuangan BGN diangkat menjadi Sekretaris Utama.
Arumsari optimistis, bergabungnya lima pejabat baru tersebut bakal memperkuat kapabilitas kelembagaan BGN dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis.
“Dengan bergabungnya para pejabat tinggi madya ini saya, Pak Treng, dan Bu Nanik tentu saja optimistis kapabilitas kelembagaan BGN bakal semakin kuat. Kami percaya program ini ke depan bakal lebih baik lagi,” tutupnya.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·