Cikal Bintang
, Jurnalis-Selasa, 24 Februari 2026 |04:48 WIB

Bernardo Tavares menyoroti pertahanan Persebaya Surabaya usai dihajar Persijap Jepara 1-3 (Foto: Persebaya Surabaya)
JEPARA – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyoroti lemahnya pertahanan usai kalah 1-3 dari Persijap Jepara di pekan ke-22 Super League 2025-2026. Ia mengakui Bajul Ijo kesulitan mengantisipasi serangan lawan.
Duel Persijap Jepara vs Persebaya Surabaya itu berjalan di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu 21 Februari 2026 malam WIB. Tampil percaya diri sejak awal pertandingan, Laskar Kalinyamat mampu menyudahi perlawanan tim tamu.

Persijap bisa mencetak tiga gol via Iker Guarrotxena (32', 90+12'), serta Alexis Gomes (71'). Sedangkan, Bajul Ijo hanya bisa membalas satu gol lewat tendangan penalti Bruno Moreira (90+2'). Kekalahan itu bikin Tavares kecewa.
1. Gagal Total
Pelatih asal Portugal itu sedih Persebaya kandas total dalam segi pertahanan. Tavares menyoroti kegagalan saat mengantisipasi transisi lawan, serta kesulitan menghalau skema bola meninggal dari Persijap.
"Saya bakal jujur, kami melakukan cukup banyak kesalahan. (Persijap) sukses memanfaatkan kesempatan nan kami berikan," kata Tavares dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya, Selasa (24/2/2026).
"Itu tidak normal bagi kami, terutama kebobolan dari situasi transisi setelah kami kehilangan bola. Kami juga kebobolan dari situasi bola meninggal dan tendangan bebas," sambung laki-laki berkepala plontos itu.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·