Berkah Booming AI, Laba Samsung Diproyeksikan Melonjak hingga 19 Kali Lipat

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Berkah Booming AI, Laba Samsung Diproyeksikan Melonjak hingga 19 Kali Lipat Permintaan cip memori AI nan melonjak membikin untung raksasa teknologi Samsung meroket tajam, mencatatkan rekor kuartalan berturut-turut.(AFP)

RAKSASA teknologi asal Korea Selatan, Samsung Electronics, memperkirakan adanya lonjakan untung hingga 19 kali lipat pada kuartal kedua tahun ini. Pertumbuhan dahsyat ini didorong oleh tingginya permintaan dunia terhadap cip memori kepintaran buatan (AI).

Perusahaan memproyeksikan perolehan untung sebesar 89 triliun won (sekitar Rp1.050 triliun) sepanjang periode awal April hingga akhir Juni. Angka ini menandai rekor untung operasional kuartalan berturut-turut bagi Samsung untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Laporan perkiraan pendapatan (earnings guidance) ini dirilis Samsung pada Selasa, mendahului laporan finansial resmi nan dijadwalkan keluar akhir Juli nanti. Langkah ini lumrah dilakukan perusahaan besar Korea Selatan guna memberikan pedoman bagi para investor.

Selain untung nan meroket, Samsung juga memproyeksikan nomor penjualan mencapai sekitar 171 triliun won selama kuartal tersebut. Nilai penjualan ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan periode nan sama pada tahun lalu.

Analis industri dari Counterpoint Research, Marc Einstein, menilai bahwa proyeksi pendapatan ini menjadi salah satu performa kuartalan terbaik nan pernah ada di industri teknologi.

"Ini semua berangkaian erat dengan booming AI, lantaran perusahaan memori terus memanfaatkan gelombang besar nan didorong oleh terbatasnya pasokan dan permintaan nan belum pernah terjadi sebelumnya," jelas Einstein.

Dampak Dominasi Pasar dan Saham nan Meroket

Sebagai salah satu produsen semikonduktor terbesar di dunia, Samsung merupakan pemasok cip krusial untuk perusahaan-perusahaan raksasa dunia lainnya, termasuk Nvidia dan Google. Ketergantungan industri terhadap pasokan cip memori kelas atas inilah nan membikin nilai semikonduktor terus merangkak naik lantaran permintaan dunia nan tetap melampaui kesiapan pasokan.

Kondisi pasar nan sangat positif ini juga berakibat langsung pada nilai investasi perusahaan di bursa saham. Sejak awal tahun ini, nilai saham Samsung dilaporkan telah melonjak lebih dari dua kali lipat.

Tren positif ini tidak hanya dialami oleh Samsung. Perusahaan pesaing senegaranya, SK Hynix, apalagi mencatatkan lonjakan nilai saham hingga lebih dari 200%. Performa kuat dari kedua raksasa teknologi ini secara langsung turut mendongkrak nilai indeks saham referensi Korea Selatan, Kospi, hingga lebih dari 80% sepanjang tahun ini. (BBC/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia