Tangkapan layar video amatir kondisi pelaku pemalak saat kejadian.(Dok Istimewa)
SEORANG pelaku pembegalan tewas mengenaskan setelah dikejar oleh massa di Jalan Marelan Raya, area Platina, Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (27/5/2026) awal hari.
Pelaku nan belum diketahui identitasnya tersebut dilaporkan tewas di tempat akibat mengalami tumbukan keras di bagian kepala. Pelaku tergeletak setelah sepeda motor nan dikendarainya berbareng komplotan terjungkal saat mencoba melarikan diri dari kejaran warga.
Kapolsek Medan Labuhan, Ajun Komisaris Raja Putra Napitupulu, mengungkapkan peristiwa pembegalan bermulai ketika korban, Muhammad Aji Sidiq, sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BK 6688 AJH. Saat itu, korban hendak membeli makanan di sebuah warung nan tidak jauh dari letak kejadian.
Di tengah perjalanan, sekelompok orang dengan gerak-gerik mencurigakan membuntuti korban. Merasa terancam, korban mencoba memacu kendaraannya lebih sigap untuk menghindar.
Namun, saat melewati polisi tidur, komplotan pelaku langsung menghadang korban dari arah depan. Korban sempat menghentikan laju motornya dan berupaya memutar kembali untuk menyelamatkan diri.
Nahas, para pelaku langsung menendang korban hingga terjatuh dari sepeda motornya. Tidak sampai di situ, pelaku juga membacok korban secara membabi buta menggunakan senjata tajam.
Kronologi Pembacokan:
"Dua bacokan mengenai punggung korban," sebut Raja, Kamis (28/5/2026).
Meski dalam kondisi terluka parah, korban tetap berupaya mempertahankan kendaraannya dengan langkah mengunci stang motor. Ia kemudian berlari menyelamatkan diri sembari berteriak panik meminta pertolongan penduduk sekitar.
Mendengar teriakan korban, penduduk nan berada di sekitar letak langsung keluar dan mengejar komplotan pemalak tersebut. Diduga panik memandang massa nan merangsek maju, sepeda motor nan dikendarai oleh para pelaku kehilangan kendali dan mengalami kecelakaan tunggal.
Salah satu pelaku terjatuh dan kepalanya membentur barang keras hingga tewas di letak kejadian. Sementara itu, dua pelaku lain berhasil meloloskan diri dari kejaran penduduk dan sekarang dalam pengejaran petugas.
Beruntung, sepeda motor milik korban kandas dibawa kabur oleh komplotan tersebut. Petugas Polsek Medan Labuhan nan menerima laporan segera bergerak menuju letak untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad pelaku ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.
Berdasarkan pemeriksaan tim medis, pelaku dinyatakan meninggal bumi akibat cedera kepala berat. Raja Putra menyatakan bahwa pihak family pelaku mendatangi rumah sakit dan berkomunikasi dengan penyidik.
Menurut Raja, pihak family pelaku menyampaikan surat pernyataan keberatan untuk dilakukan autopsi dan memastikan tidak bakal melakukan tuntutan atas kematian tersebut.
"Jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarganya," pungkas Raja. (I-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·