Bayi 2 Tahun Ditemukan Tewas di Kontrakan Bekasi

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Warga Jatisampurna, Kota Bekasi digegerkan dengan tewasnya bayi berusia dua tahun berinisial A di sebuah rumah kontrakan pada Rabu (27/5) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Korban diketahui tinggal berbareng dua orang lainnya di rumah itu, ialah neneknya inisial M (60) dan pamannya, G (18). Sang paman, diketahui juga mengalami sejumlah luka pada tubuhnya.

"Di dalam kontrakan itu tadinya ada dua korban, pertama anak umur kurang lebih dua separuh bulan, nan mana tewasnya sangat mengenaskan," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal kepada wartawan, Kamis (28/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban (pamannya) nan satunya ini tergeletak, ada luka sayatan di pipi hingga ke mulut serta luka tusuk juga di dada," sambungnya.

Andi mengungkapkan saat kejadian nenek korban korban sedang berdagang dan pulang pada malam hari. Setibanya di rumah, sang nenek memandang anak dan cucunya sudah tergeletak bersimbah darah dengan pisau di dekat mereka.

"Sang nenek kaget, namun dengan spontan alias reflek memandang kejadian itu, sang nenek mengambil pisau nan ada di tangan salah satu korban atas nama G, itu mencuci pisau nan ada dekat korban," ucap Iqbal.

Disampaikan Iqbal, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Awalnya, polisi sempat mencurigai nenek korban.

"Setelah kami interogasi dan pendalaman, untuk sementara dalam penyelidikan ini, pelaku bukan sang nenek," ujarnya.

Iqbal menyebut saat ini konsentrasi penyelidikan mengarah kepada om korban berinisial G. Dari penelusuran sementara, G diketahui mempunyai riwayat penyakit psikologis dan tetap mengonsumsi obat secara rutin.

"Setelah kami cek track record-nya, rupanya nan berkepentingan sempat dibawa ke psikiater, lantaran berasas hasil interogasi kami dari saksi-saksi, nan berkepentingan ada mengalami gangguan jiwa," tutur dia.

Kata Iqbal, pihaknya tetap mencoba menggali keterangan dari G. Ia mengaku mengalami kesulitan untuk berkomunikasi dengan G lantaran menderita luka di dekat mulutnya.

Hingga saat ini, polisi tetap melakukan pendalaman dan telah memeriksa sekitar 10 saksi. Selain itu, sejumlah peralatan bukti juga telah disita di antaranya dua bilah pisau serta busana nan dikenakan korban.

(dis/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional