Binti Mufarida
, Jurnalis-Rabu, 25 Februari 2026 |03:02 WIB

Banjir terjang Jateng dan Jatim (Foto: BNPB)
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan kejadian musibah di Tanah Air untuk periode 23-24 Februari 2026. Dalam kurun waktu 24 jam terakhir, peristiwa banjir tetap mendominasi laporan nan masuk dari sejumlah daerah.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan banjir terjadi di sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan akibat nan cukup signifikan.
“Di Jawa Tengah, banjir melanda wilayah Kabupaten Sukoharjo akibat hujan berintensitas tinggi nan berjalan cukup lama. Luapan air merendam tiga kecamatan, ialah Polokarto, Mojolaban, dan Grogol, nan mengakibatkan satu penduduk penderita stroke meninggal bumi setelah dievakuasi ke rumah sakit,” ungkap Aam, sapaan Abdul Muhari, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/2/2026).
Hingga saat ini, Aam melaporkan sebanyak 13 kepala family terpaksa mengungsi ke Desa Bakalan dan Tanggul Dukuh Klatak. Sebagai langkah antisipasi, pemerintah wilayah telah menyiapkan letak tenda pengungsi tambahan di Tanggul Jatiteken.
“Tercatat sebanyak 46 rumah dan tujuh akses jalan terdampak, sementara tim campuran BPBD terus melakukan asesmen sigap serta pengedaran kebutuhan dasar di lokasi,” ujarnya.
Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Wonogiri. Aam mengatakan banjir ini dipicu oleh hujan lebat nan menyebabkan jebolnya pagar pembatas sungai di Desa Purworejo. Air nan meluap dengan sigap menggenangi permukiman dan berakibat pada 17 unit rumah. Dalam penanganan darurat tersebut, BPBD Wonogiri berbareng tim SAR mengevakuasi delapan penduduk ke letak aman, sementara pihak PLN melakukan pemadaman listrik sementara guna mencegah akibat sengatan listrik.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·