
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan.
JAKARTA — Bencana banjir bandang nan dipicu hujan berintensitas tinggi menerjang Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang dilaporkan hilang, empat orang luka-luka, dan puluhan penduduk terpaksa mengungsi.
"Di Kabupaten Solok, saat ini ada dua korban nan belum ditemukan, satu luka berat, dan tiga luka ringan," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan saat ditemui di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2026).
Dia menyampaikan, sebanyak 50 jiwa kudu mengungsi akibat musibah ini. Sementara itu, 100 unit rumah dan 10 instansi pemerintah dilaporkan terdampak.
"Untuk mengungsi ada 50 warga, 50 jiwa. Ada 100 rumah nan terdampak, 10 instansi pemerintah nan juga terdampak," kata dia.
Berton menambahkan, jembatan nan sempat putus akibat banjir bandang sekarang sudah dapat dilalui masyarakat secara darurat. Sementara itu, akses Jalan Padang–Solok telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan secara terbatas.
Saat ini, tim campuran telah dikerahkan ke letak untuk membersihkan material lumpur sisa banjir.
"Pendataan akibat tetap tetap berlangsung. Kemudian tim SAR sudah menyusuri sungai, dan tim campuran sudah melakukan pembersihan lumpur. Itu mungkin pembaruan nan bisa kita sampaikan," jelasnya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·