Bahlil Sebut Produksi Minyak dari 43 Ribu Sumur Rakyat Dibeli Pertamina

Sedang Trending 5 hari yang lalu

Bahlil Sebut Produksi Minyak dari 43 Ribu Sumur Rakyat Dibeli Pertamina

Menteri ESDM Bahlil (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Investasi Bahlil Lahadalia mengungkapkan produksi minyak dari sumur-sumur rakyat nan telah mendapatkan legalitas telah dibeli oleh PT Pertamina (Persero) dengan nilai sebesar 80 persen dari Indonesian Crude Price (ICP).

Bahlil mengatakan, pemerintah telah membuka ruang bagi masyarakat untuk mengelola sumur minyak rakyat nan sebelumnya beraksi tanpa izin. Kebijakan tersebut ditujukan agar masyarakat di wilayah dapat memanfaatkan potensi sumber daya minyak sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan.

"Ada 43.000 sumur nan punya rakyat. Saya bikin Peraturan Menteri. Semua sumur-sumur rakyat nan tadinya nggak ada izin, kita kasih izin, biarkanlah orang wilayah itu juga punya kewenangan untuk mengelola itu di kampung halamannya," ujar Bahlil dalam aktivitas Rakernas Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) di Jakarta, Senin (12/10/2026).

Lebih lanjut Bahlil menjelaskan, produksi dari sumur minyak rakyat dapat mencapai sekitar 4–5 barel per sumur per hari. Dengan dugaan tersebut, sumur-sumur rakyat berpotensi menjadi salah satu sumber tambahan produksi minyak dalam negeri sebesar 215 ribu barel per hari.

"Satu hari mereka satu sumur itu bisa mendapat 4-5 barel. Satu barel itu sekitar 159 liter. Harganya 80 persen dari ICP untuk orang beli dan dibeli  Pertamina," kata Bahlil.

Bahlil menilai kebijakan tersebut tidak hanya memberikan kepastian bagi masyarakat dalam menjalankan usaha, tetapi juga membuka kesempatan ekonomi di wilayah penghasil minyak. Pemerintah mau memberikan kesempatan kepada masyarakat lokal untuk ikut mengelola sumber daya alam di wilayahnya sendiri, sehingga faedah ekonomi sektor daya tidak hanya dinikmati perusahaan besar.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑