ilustrasi tabung CNG dan gas melon.(Meta)
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bakal menggandeng PT Pindad, BUMN nan bergerak di bagian industri militer dan komersial, untuk mengembangkan tabung Compressed Natural Gas (CNG) 3 kilogram (kg).
“Kami bakal melakukan dengan Pindad nanti,” ujar Bahlil setelah menghadiri aktivitas pembukaan Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition 2026 nan digelar di Jakarta, Selasa (22/7).
Bahlil menyampaikan bahwa hingga saat ini, tabung CNG berukuran 3 kg tetap dalam proses uji coba di China. Kerja sama pengembangan CNG 3 kg dengan Pindad, kata Bahlil, bakal dilakukan setelah proses uji coba di China dinyatakan selesai. “Kalau di sana sudah selesai, baru kami lakukan tindakan lebih lanjut,” kata Bahlil.
Secara terpisah, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman menyampaikan sampel tabung CNG 3 kg bakal selesai diuji di China pada akhir Juli, kemudian dikirim ke Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) untuk dilakukan uji coba di Indonesia. Setelah proses uji coba di Indonesia, Laode menyampaikan pemerintah bakal mulai memperkenalkan CNG 3 kg kepada masyarakat.
“Uji cobanya di kota-kota besar dulu, mungkin salah satunya adalah di Jawa Barat dulu,” kata Laode.
Laode tidak menyampaikan berapa jumlah tabung nan bakal diujicobakan. Saat ini, tutur dia, nan menjadi perhatian dari pemerintah adalah aspek keamanan dan sistem persiapan CNG 3 kg kepada masyarakat.
“Ini tetap dibahas skema uji cobanya seperti apa. Insyaallah uji cobanya bulan depan,” ucap Laode.
CNG bukan teknologi baru lantaran telah digunakan di sektor perhotelan, restoran, kafe (horeka), hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, pemanfaatannya selama ini tetap terbatas pada tabung berkapasitas besar di atas 10 hingga 20 kilogram.
Menurut Bahlil, tantangan utama dalam uji coba adalah aspek teknis lantaran tekanan gas CNG sekitar 200 hingga 250 bar, lebih kuat andaikan dibandingkan dengan LPG nan tekanannya berada di kisaran 5–10 bar.
Ia mengatakan pemerintah terus mengkaji penggunaan CNG sebagai pengganti pengganti LPG tabung 3 kilogram guna mengurangi ketergantungan impor energi, sehingga uji coba kudu terus dilakukan. (Ant/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·