Aturan Jeda Puasa di Liga Inggris 2025-2026: Bentuk Penghormatan Premier League bagi Pemain Muslim

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

 Bentuk Penghormatan Premier League bagi Pemain Muslim

Mohamed Salah salah satu pemain muslim nan bermain di Liga Inggris 2025-2026 berbareng Liverpool. (Foto: Instagram/mosalah)

KOMPETISI kasta tertinggi sepak bola Inggris, Premier League, kembali menerapkan kebijakan unik selama bulan suci Ramadhan 2026. Mulai 17 Februari 2026, wasit dan kapten tim diizinkan untuk menghentikan pertandingan sejenak guna memberi kesempatan bagi pemain Muslim berbuka puasa di pinggir lapangan.

1. Teknis Penghentian Laga

Untuk periode Ramadan 2026 nan berjalan sejak 17 Februari hingga 19 Maret, jarak pertandingan hanya bakal terjadi pada laga nan bertepatan dengan waktu terbenamnya mentari (maghrib) di Inggris.

Mengingat waktu terbenam mentari berkisar antara pukul 17.00 hingga 19.00 GMT, pertandingan nan terdampak umumnya adalah laga Sabtu sore (pukul 17.30 waktu setempat) dan Minggu sore (pukul 16.30 waktu setempat).

Sesuai aturan, pertandingan tidak bakal dihentikan secara tiba-tiba saat bola sedang dimainkan. Wasit bakal menunggu momen penghentian alami seperti saat tendangan gawang, lemparan ke dalam, alias tendangan bebas.

 X/@brfootball) Mohamed Salah menangis usai laga Liverpool vs PSG (Foto: X/@brfootball)

Jeda singkat ini murni ditujukan agar pemain seperti Mohamed Salah, William Saliba, hingga Amad Diallo dapat mengisi daya dengan cairan alias gel energi, dan dilarang keras digunakan oleh pembimbing untuk memberikan petunjuk taktis alias tactical time-out.

2. Dukungan Klub demi Performa Maksimal

Tradisi ini sebenarnya sudah dimulai sejak April 2021 dalam laga antara Leicester City melawan Crystal Palace. Saat itu, Wesley Fofana dan Cheikhou Kouyate menjadi pemain pertama nan merasakan faedah dari patokan ini.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com