
AS-Iran gencatan senjata 2 minggu (Foto: Times of India)
JAKARTA - Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengumumkan bahwa mereka menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dalam bentrok nan sedang berjalan dengan Amerika Serikat (AS). Pembicaraan bakal dimulai dengan AS di Islamabad pada Jumat 10 April 2025.
Presiden AS Donald Trump telah menarik kembali ancaman sebelumnya untuk memperluas serangan terhadap Iran. Namun, dengan syarat Iran menghormati gencatan senjata dan membuka kembali Selat Hormuz.
Melansir Timesofindia, Rabu (8/4/2026), Iran telah mengusulkan proposal komprehensif berisi 10 poin untuk mengakhiri perang. Rencana tersebut, nan diuraikan media pemerintah dan didukung kepemimpinan Teheran, menyerukan penghentian segera permusuhan di beragam front, termasuk Iran, Irak, Lebanon, dan Yaman, berbarengan dengan tuntutan nan lebih luas nan bermaksud untuk mengakhiri perang sepenuhnya.
Inti dari proposal tersebut adalah seruan untuk penghentian perang melawan Iran secara “lengkap dan permanen”, tanpa batas waktu, disertai dengan pengakhiran semua bentrok regional. Teheran juga menuntut pembukaan kembali Selat Hormuz dan penetapan agunan untuk memastikan navigasi nan kondusif dan terjamin melalui jalur air krusial tersebut, nan menangani sebagian besar pengiriman minyak global.
Rencana tersebut selanjutnya menegaskan perlunya kompensasi penuh untuk rekonstruksi di Iran, pencabutan semua sanksi, dan pencairan biaya Iran nan dibekukan AS. Berikut 10 poin proposal Iran:
1. Penghentian total perang di Irak, Lebanon, dan Yaman.
2. Penghentian perang terhadap Iran secara menyeluruh dan permanen tanpa batas waktu.
3. Mengakhiri semua bentrok di wilayah tersebut secara menyeluruh.
4. Pembukaan kembali Selat Hormuz
5. Menetapkan protokol dan kondisi untuk menjamin kebebasan dan keamanan navigasi di Selat Hormuz.
6. Pembayaran penuh kompensasi untuk biaya rekonstruksi kepada Iran
7. Komitmen penuh untuk mencabut hukuman terhadap Iran.
8. Pencairan biaya Iran dan aset kaku nan ditahan oleh Amerika Serikat
9. Iran sepenuhnya berkomitmen untuk tidak berupaya mempunyai senjata nuklir apa pun.
10. Gencatan senjata segera bertindak di semua lini setelah syarat-syarat di atas disetujui.
Namun, gencatan senjata ini dianggap banyak pihak tidak menandai berakhirnya perang. Sementara Menteri Luar Negeri Abbas mengungkapkan, Iran bakal mengizinkan jalur maritim nan kondusif melalui Selat Hormuz selama perundingan berjalan di bawah koordinasi angkatan bersenjatanya dan tunduk terhadp keterbatasan teknis.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·