Apakah Penderita Diabetes Boleh Makan Buah Apel? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Apakah Penderita Diabetes Boleh Makan Buah Apel? Ini Penjelasan Ahli Gizi Ilustrasi(Magnific)

BAGI penderita diabetes, memilih makanan penutup alias camilan sering kali menjadi tantangan tersendiri. Salah satu pertanyaan nan paling sering muncul adalah apakah buah-buahan nan mempunyai rasa manis, seperti apel, kondusif untuk dikonsumsi tanpa memicu lonjakan kadar gula darah. Banyak orang nan langsung menghindari buah ini lantaran cemas bakal kandungan karbohidrat dan gula di dalamnya.

Namun, para mahir gizi justru menyatakan sebaliknya. Buah apel tidak hanya aman, tetapi juga sangat direkomendasikan sebagai bagian dari pola makan sehat bagi penderita diabetes. Kunci utama nan membikin apel ramah bagi kadar gula darah adalah kandungan seratnya nan sangat tinggi, terutama serat larut nan disebut pektin.

Serat bekerja dengan langkah memperlambat proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat di dalam tubuh. Mekanisme ini memastikan bahwa gula dari buah apel dilepaskan ke dalam aliran darah secara bertahap, alih-alih menyebabkan lonjakan glukosa secara mendadak. Selain itu, buah apel masuk ke dalam kategori makanan dengan Indeks Glikemik (IG) nan rendah, nan berfaedah efeknya terhadap peningkatan gula darah tergolong minimal.

Tidak hanya kaya bakal serat, apel juga sarat bakal vitamin C dan beragam senyawa antioksidan, seperti kuersetin. Senyawa antioksidan ini mempunyai peran krusial dalam membantu tubuh melawan stres oksidatif dan meredakan peradangan kronis, dua kondisi nan sering kali dikaitkan dengan akibat komplikasi jangka panjang pada pasien diabetes.

Untuk mendapatkan faedah hidrasi dan nutrisi nan paling maksimal, para mahir gizi menyarankan beberapa tips krusial saat mengonsumsi apel. Pertama, makanlah apel berbareng dengan kulitnya, lantaran sebagian besar kandungan serat dan antioksidan justru terkonsentrasi di bagian kulit luar tersebut.

Kedua, cobalah untuk memadukan potongan buah apel dengan sumber protein alias lemak sehat, seperti segenggam kacang almon alias satu sendok makan selai kacang tanpa pemanis tambahan. Kombinasi antara serat dari apel serta protein dan lemak sehat dari kacang bakal semakin memperlambat pencernaan, memberikan rasa kenyang nan lebih lama, sekaligus menjaga kestabilan kadar gula darah Anda sepanjang hari. (Eating Well/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia