Anggota Komisi III DPR Dukung Polda Metro Pecahkan Teka-teki Kematian Sutrimo

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta -

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, menyatakan dukungannya kepada Polri, khususnya Polda Metro Jaya, untuk mengusut tuntas kasus kematian laki-laki berjulukan Sutrimo. Ia meminta jangan sampai kasus tersebut menyisakan spekulasi di publik.

Rudianto menegaskan, setiap kematian nan menimbulkan perhatian publik kudu diungkap secara profesional, transparan, dan berasas perangkat bukti ilmiah. Dengan begitu, lanjut dia, tidak memunculkan spekulasi nan berpotensi mengganggu kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.

"Kita mendukung penuh Polri, khususnya Polda Metro Jaya, untuk mengusut tuntas kematian Sutrimo. Prosesnya kudu dilakukan secara profesional, transparan, dan berbasis pembuktian ilmiah sehingga seluruh kebenaran dapat terungkap dengan terang," kata Rudianto dalam keterangannya, Selasa (28/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rudianto mengingatkan publik saat ini meletakkan perhatian besar terhadap perkara tersebut. Karena itu, menurutnya abdi negara penegak norma kudu bekerja secara independen tanpa terpengaruh beragam opini nan berkembang di media sosial.

"Biarkan interogator bekerja. Jangan sampai ruang publik dipenuhi dugaan nan belum tentu benar. nan dibutuhkan masyarakat adalah kepastian norma berasas fakta, bukan spekulasi," ujarnya.

Rudianto juga meminta seluruh pihak menghormati proses penyelidikan nan sedang berjalan dan memberikan kesempatan kepada interogator untuk mengumpulkan seluruh perangkat bukti sebelum menarik kesimpulan.

"Kalau memang ada unsur pidana, tentu kudu diproses sesuai hukum. Sebaliknya, andaikan hasil penyelidikan menunjukkan tidak ada tindak pidana, itu juga kudu dijelaskan secara terbuka kepada publik. Transparansi menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat," tegasnya.

Rudianto Lallo juga meminta seluruh pihak tidak menggiring opini sebelum hasil penyelidikan diumumkan secara resmi.

"Saya percaya interogator Polda Metro Jaya bakal bekerja secara profesional. Kita tunggu hasil penyelidikan nan komprehensif agar perkara ini menjadi terang dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan," ucapnya.

Sebelumnya, abdi negara penegak norma tetap mendalami penyebab tewasnya laki-laki berjulukan Sutrimo di depan klinik kecantikan Mordent di area Jakarta Selatan (Jaksel). Penyebab kematian Sutrimo tetap belum diketahui.

Polisi mendalami kematian Sutrimo dengan menyisir rekaman CCTV hingga mencari saksi mengenai peristiwa itu. Sutrimo ditemukan tewas pada Kamis (23/7) pekan lalu.

"Kita konsentrasi di TKP dulu. Karena di TKP kita cari petunjuk, saksi-saksi, dan bukti-bukti. Terutama CCTV di sekitaran TKP," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah saat dihubungi, Senin (27/7).

(maa/zap)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News