Amran Berharap Pengganti Wamentan Seperti Sosok Sudaryono

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Amran Berharap Pengganti Wamentan Seperti Sosok Sudaryono Mentan Andi Amran Sulaiman.(MI/Nuafal Zuhdi)

MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berambisi mendapatkan sosok pengganti Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) nan mempunyai kriteria serupa dengan Sudaryono. Sudaryono sekarang telah resmi menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Amran menilai Sudaryono sebagai sosok pekerja keras, cerdas, dan energik nan sangat membantu keahlian Kementerian Pertanian (Kementan). Ia apalagi mengaitkan capaian swasembada beras tanpa impor selama satu tahun terakhir dengan kontribusi signifikan dari mantan Wamentan tersebut.

“Mudah-mudahan saya bisa dapat seperti sosok beliau. Beliau pekerja keras, cerdas, tetap muda, energik, sangat terbantu. Ini capaian satu tahun kita tidak impor beras swasembada lantaran kerja keras beliau,” ujar Amran di Kantor Kementan, Jakarta, Selasa (28/7).

Amran mengaku merasa berat melepas Sudaryono, namun dia mengikhlaskan perpindahan tersebut sebagai corak promosi dan penugasan negara nan lebih besar. Menurutnya, kedudukan baru Sudaryono di BGN merupakan tugas strategis untuk kepentingan nasional.

Lebih lanjut, Mentan menegaskan komitmen Kementan untuk mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG) nan dipimpin oleh Sudaryono. Program ini dinilai krusial lantaran bakal menjadi offtaker bagi komoditas pertanian nan diproduksi oleh sekitar 160 juta petani di Indonesia.

“Kami satu sisi kehilangan pasti, tidak rela pasti, tetapi demi negara dan program prioritas Bapak Presiden, kita ikhlaskan. Moga-moga MBG bisa jauh lebih baik,” tambahnya.

Mengenai siapa nan bakal mengisi bangku Wamentan nan ditinggalkan, Amran menegaskan bahwa perihal tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan prerogatif Presiden Prabowo Subianto. Ia menyatakan bakal mengikuti apa pun keputusan nan diambil oleh Kepala Negara.

“Penggantinya apa pun keputusan Bapak Presiden lantaran kewenangan prerogatif Bapak Presiden, kami ikut. Menteri saja kewenangan prerogatif presiden, apalagi wamen,” pungkas Amran. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia