
Amman Pakai AI Optimalkan Perolehan Mineral (Foto: Dokumentasi)
JAKARTA - Setiap ton bijih nan ditambang menyimpan mineral berharga. Namun, tidak semua mineral tersebut sukses dipulihkan selama proses pengolahan.
Bagi industri pertambangan, peningkatan mini dalam tingkat perolehan mineral (mineral recovery) dapat memberikan akibat nan sangat besar. Selain meningkatkan nilai ekonomi, setiap persen tambahan recovery juga berfaedah semakin banyak sumber daya alam nan dimanfaatkan secara optimal dan semakin sedikit mineral berbobot nan terbuang.
Dengan karakter bijih nan semakin kompleks serta meningkatnya tuntutan terhadap praktik pertambangan berkelanjutan, mengoptimalkan perolehan mineral menjadi salah satu tantangan sekaligus prioritas utama industri.
PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) mengembangkan Artificial Intelligence Dashboard Automation (AIDA), sebuah sistem pendukung keputusan berbasis kepintaran buatan (Artificial Intelligence/AI) nan membantu mengoptimalkan proses pengolahan mineral di pabrik pengolahan (processing plant).
Vice President Corporate Communications Amman Kartika Octaviana mengatakan, pengembangan AIDA merupakan bagian dari transformasi digital perusahaan dalam membangun operasi pertambangan nan semakin cerdas, efisien, dan berkelanjutan.
"AIDA mencerminkan budaya Amman nan selalu terdorong untuk terus menjadi lebih baik. Melalui transformasi digital, kami tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat komitmen terhadap konservasi sumber daya mineral," katanya di Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Dia menambahkan, keberhasilan inisiatif ini bukan hanya terletak pada teknologinya, melainkan pada sinergi antara data, inovasi, dan skill tim.
"Ketika teknologi dan pengalaman manusia melangkah beriringan, kami bisa menghasilkan keputusan nan lebih baik dan menciptakan nilai nan lebih besar," ujar Kartika.
Pengembangan AIDA tidak berakhir pada pembangunan model AI. Amman juga melakukan peninjauan dan penyempurnaan menyeluruh terhadap proses pengolahan mineral untuk memastikan sensor, instrumen, dan sistem pengumpulan info bisa menghasilkan info nan akurat, andal, dan berbobot tinggi.
Peningkatan mineral recovery tidak hanya menciptakan nilai tambah bagi perusahaan, tetapi juga memperkuat upaya konservasi mineral. Semakin banyak logam berbobot nan sukses dipulihkan, semakin sedikit kandungan mineral nan berhujung di tailings.
Dengan demikian, pemanfaatan sumber daya alam menjadi lebih efisien sekaligus mendukung praktik pertambangan nan semakin bertanggung jawab.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·