Agus Jabo Minta Prasangka & Kebencian Tak Dipakai Gagalkan Program Kerakyatan

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) nan juga Wamensos, Agus Jabo Priyono. Foto: Dok. Istimewa

Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA), Agus Jabo Priyono, menilai kritik nan belakangan diarahkan ke program-program kerakyatan Presiden tidak lagi berkarakter substantif, tetapi berbelok menjadi serangan individual nan dilandasi kebencian dan prasangka.

Menurutnya, secara programatik, beragam kebijakan pemerintah nan berpihak pada rakyat tidak mempunyai celah signifikan untuk diserang.

Karena itu, lanjut dia, muncul upaya dari sejumlah golongan untuk menggagalkan program tersebut melalui intrik dan serangan non-substansial.

“Karena secara programatik serangan tidak ada celah, maka ada upaya dari beberapa golongan masyarakat nan mau menggagalkan program kerakyatan Presiden dengan intrik dan serangan personal,” ujar Agus Jabo dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (2/5).

Agus Jabo menyebut golongan tersebut sebagai bagian dari kejadian nan dia istilahkan sebagai “serakahnomic”, khususnya dalam kategori golongan keempat alias nan dia sebut “kaum libas kromo”.

Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) nan juga Wamensos, Agus Jabo Priyono. Foto: Dok. Istimewa

Lebih lanjut, Agus Jabo menilai pola serangan nan dilakukan merupakan corak pengalihan rumor klasik nan berpotensi memecah belah masyarakat.

“Ini adalah pengalihan rumor klasik. Mainkan rumor moralitas dan bawa-bawa agama, ini berbahaya,” tegasnya.

Dalam konteks tersebut, dia sangat menyesalkan pernyataan Amien Rais, nan diketahui merupakan salah satu petinggi Partai Ummat.

Agus Jabo mengingatkan agar ruang publik tidak dipenuhi narasi nan dapat mengaburkan substansi kebijakan dan justru memicu polarisasi di tengah masyarakat.

Ia juga membujuk kepada semua pihak untuk saling bergotong royong menggalang persatuan nasional demi terwujudnya kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Penting untuk menjaga diskursus publik tetap konsentrasi pada kepentingan rakyat dan keberlanjutan program-program strategis pemerintah," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan