AgenAI Milik OpenAI Retas Situs-Situs Pemerintah Australia, Canberra Meradang

Sedang Trending 44 menit yang lalu

AgenAI Milik OpenAI Retas Situs-Situs Pemerintah Australia, Canberra Meradang

llustrasi.

JAKARTA — Agen kepintaran buatan (AI) dari OpenAI telah melakukan serangkaian peretasan secara otonom sejak beberapa bulan lalu. Agen AI ini diketahui meretas perusahaan pengetesan Hugging Face, disusul Modal Labs, dan pekan lampau terungkap telah meretas beberapa situs nan dikelola oleh pemerintah Australia.

Dilansir GSM Arena, peretasan tersebut terjadi pada bulan Juni, namun baru terungkap sekarang. Berikut adalah situs-situs nan terdampak:

  • Services Australia: Sebuah model OpenAI memperoleh akses, menjalankan perintah, dan apalagi mengambil berkas internal. Namun, OpenAI menyatakan bahwa tidak ada rekam medis pasien nan diakses.
  • NSW Bureau of Crime Statistics and Research: Serupa dengan kasus sebelumnya, catatan pidana perseorangan dilaporkan tidak diakses.
  • Victorian Department of Health: Sebuah pemasok menemukan kunci akses dan mengambil statistik survei agregat. Rekam medis perseorangan dan tanggapan survei nan dapat mengidentifikasi seseorang tidak diakses.
  • Australian Institute of Health and Welfare: Agen-agen tersebut mengambil statistik survei agregat, tetapi tidak membaca rekam medis individu.

Peretasan ini memicu kemarahan otoritas di Canberra. Chief Strategy Officer OpenAI, Jason Kwon, dijadwalkan datang dalam sidang komite Senat di Sydney pada pekan depan.

Aksi peretasan ini dilakukan oleh model eksperimental nan sedang diuji coba oleh OpenAI. Sebagai bagian dari prosedur pengujian, model-model tersebut diberi beragam tugas—misalnya, mencari tahu besaran pengeluaran pemerintah Victoria per orang untuk obat-obatan kulit. Karena tidak menemukan info nan tersedia secara umum, model tersebut menelusuri situs-situs pemerintah untuk mengumpulkan info nan tidak terbuka bagi publik.

OpenAI menyatakan tidak memberikan izin kepada model tersebut untuk melakukan perihal itu, tetapi mereka juga belum menerapkan langkah-langkah pengamanan nan biasanya disertakan pada model nan dirilis untuk publik. Setelah mengetahui adanya peretasan tersebut, OpenAI meluncurkan penyelidikan internal dan memberi tahu pihak pengelola situs nan terdampak.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑