
foto ilustrasi: Gemini AI
- Bulan suci Ramadhan selalu punya tempat spesial bagi setiap muslim. Selama satu bulan penuh, puasa menjadi ibadah wajib nan dijalani dengan penuh khidmat. Tidak hanya soal menahan lapar dan dahaga, Ramadhan juga menjadi ladang pahala lantaran setiap kebaikan kebaikan nan dikerjakan bakal dilipatgandakan nilainya.
Momen sahur dan berbuka puasa biasanya menjadi waktu nan paling ditunggu untuk berkumpul berbareng family di rumah. Untuk menjaga suasana tetap hangat, menyajikan masakan rumahan nan lezat menjadi kunci utama. Kamu tidak perlu pusing memikirkan menu nan rumit, cukup hidangan sederhana nan bisa membangkitkan nafsu makan namun tetap praktis dibuat di dapur sendiri.
Menjaga Kebugaran Selama Berpuasa
Menjalankan puasa seharian penuh tentu menuntut kondisi bentuk nan prima. Agar tubuh tidak mudah lemas, Anda kudu pandai dalam mengatur asupan nutrisi. Pastikan Anda mengonsumsi sayur-sayuran, buah segar, serta mencukupi kebutuhan air putih saat malam hari agar dehidrasi tidak menyerang.
Tips Menyiapkan Hidangan Ramadhan nan Bervariasi
Agar momen makan berbareng tidak terasa membosankan, mencoba ragam menu di setiap harinya adalah buahpikiran nan bagus. Membuat masakan nan lezat untuk sahur dan buka puasa sebenarnya tidak sulit. Kamu bisa mengikuti langkah-langkah mudah dalam menyiapkan hidangan agar waktu di dapur lebih efisien:
1. Buat Rencana Menu Mingguan
Tentukan daftar masakan nan mau dibuat selama satu minggu ke depan agar Anda tidak bingung saat waktu memasak tiba.
2. Siapkan Bahan Masakan (Food Prep)
Cuci dan pangkas sayuran alias ramuan sejak sore hari alias akhir pekan, lampau simpan di wadah rapat udara agar proses memasak sahur jadi lebih kilat.
3. Pilih Metode Masak nan Cepat
Gunakan teknik tumis alias rebus nan hanya memerlukan waktu singkat namun tetap bisa menjaga nutrisi bahan makanan.
Meniru resep nan sudah terbukti lezat adalah langkah paling kondusif bagi pemula. Berikut BrilioFood rangkum sederet resep menu harian selama Ramadhan dari beragam sumber, Rabu (11/2/2026).
1. Tongseng sapi tanpa santan.

foto: Instagram/@echi_raffani2016
Bahan:
- 1/4 kg daging sapi, iris tipis
- Kol secukupnya
- 1 buah tomat
- 10 cabe rawit
- Daun bawang secukupnya
- 1 lembar daun salam
- 1 batang serai
- 2 sdm kecap manis
- 2 sdm minyak sayur
- 500 ml air matang
- 1/2 sdt kaldu serbuk sapi
Bumbu halus:
- 6 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1/4 sdt merica
- 1 cm jahe
- 2 butir kemiri
Cara membuat:
1. Tumis ramuan nan telah dihaluskan, tambahkan daun salam dan serai, kombinasi hingga wangi.
2. Lalu masukkan daging sapi nan telah diiris tipis hingga berwarna kecokelatan, kemudian masukkan air dan tutup wajan agar dagingnya empuk.
3. Setelah daging lembek lampau beri kaldu sapi dan kecap manis kombinasi rata.
4. Masukkan kol, cabe rawit, dan tomat. Aduk rata lampau angkat.
5. Sajikan dengan taburan daun bawang di atasnya.
2. Ayam jerit.

foto: Instagram/@lusiaa_vv
Bahan:
- 450 gr dada ayam
- Air jeruk nipis
Bumbu halus:
- 100 gr cabe kriting dan rawit
- 1 tomat, buang bijinya
- 10 siung bawang merah
- 5 siung bawang putih
- Seruas kencur dan kunyit
- 3 butir kemiri
Bahan pelengkap:
- Daun jeruk
- Saus tiram secukupnya
- Garam, lada, dan gula secukupnya
- Minyak goreng
Cara membuat:
1. Cuci bersih ayam, lampau lumuri dengan ai jeruk nipis dan garam. Biarkan selama 30 menit, kemudian goreng hingga matang, lampau angkat dan suwir-suwir.
2. Panaskan 2 sendok makan minyak sisa menggoreng ayam tadi, lampau tumis ramuan lembut dengan api mini sampai aroma langu hilang.
3. Masukkan daun jeruk dan ayam suwir, kemudian bumbui dengan saus tiram, gula, lada dan garam secukupnya. Aduk hinggs ramuan meresap.
4. Koreksi rasa, sebelum diangkat kucuri dengan air jeruk nipis. Angkat dan sajikan.
3. Pepes ayam.

foto: Instagram/@dada.tastes
Bahan:
- 300 gr dada ayam
- 1 butir telur
- 1 lembar daun kunyit
- 3 lembar daun jeruk
- 50 ml santan
- Garam, gula, dan kaldu serbuk secukupnya
Bahan halus:
- 6 siung bawang bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 2 batang serai
- 1 cm jahe
- 2 cm kunyit bakar
- 1 cm lengkuas
- 2 butir kemiri
- 1 sdt ketumbar
- 1 sdt jintan
- 8 cabe merah keriting
- 2 cabe rawit
Cara membuat:
1. Haluskan daging ayam dan bahan ramuan halus, sisihkan.
2. Panaskan minyak di wajan, lampau tumis bahan lembut sampai wangi. Kemudian masukkan daun kunyit, daun jeruk, santan, garam, kaldu serbuk dan gula secukupnya, tumis hingga agak kering.
3. Angkat dan campurkan ke dalam daging ayam nan telah di haluskan dan tambahkan sebutir telur.
4. Aduk sampai rata dan balut dengan daun pisang, lakukan sampai habis.
5. Kukus selama 15 menit alias sampai matang.
6. Kemudian bakar di perangkat pemanggangan sembari dibolak kembali sampai wangi. Angkat dan siap disajikan.
4. Rica-rica kembang pepaya.

foto: Instagram/@galoeh_cooking
Bahan:
- 250 gr kembang pepaya
- 1 batang serei
- 3 lembar daun jeruk
- 1 lembar daun kunyit
- 2 cm lengkuas
- Garam, gula, dan kaldu serbuk secukupnya
- Minyak goreng
- Air secukupnya
Bumbu halus:
- 5 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 15 cabe rawit
- 10 cabe keriting
- 1 cm kunyit
- 1 cm terasi
Cara membuat:
1. Rebus kembang pepaya hingga lembut, lampau tambahkan masam jawa dan garam, tiriskan.
2. Tumis ramuan lembut dengan sedikit minyak goreng hingga wangi, lampau masukkan kembang pepaya dan tambahkan air secukupnya.
3. Tambahkan garam, gula dan kaldu bubuk, kombinasi rata. Koreksi rasa.
4. Masak hingga air mengering. Lalu angkat dan sajikan.
5. Tumis kacang panjang hati ayam.

foto: Facebook/@resepbude
Bahan:
- 2 ikat kacang panjang, potong-potong
- 300 gr hati ayam, potong-potong
- 10 siung bawang merah, rajang
- 6 siung bawang putih, rajang
- 1 sdm ebi, seduh dan cincang halus
- Cabai merah keriting
- Cabai hijau
- Cabai rawit merah, pangkas serong
- 2 buah tomat hijau, potong-potong
- 1/2 mug air
- 2 lembar daun salam
- 1 ruas lengkuas, geprek
- Garam dan gula sesuai selera
- Minyak untuk menumis
Cara membuat:
1. Panaskan minyak, masukkan hati lampau tambahkan garam dan tumis sampai matang.
2. Masukkan ebi, bawang merah, bawang putih, lengkuas, dan daun salam. Lalu tumis hingga wangi.
3. Masukkan kacang panjang, tomat hijau, dan cabai. Tambahkan garam dan gula. kombinasi dan tumis sebentar.
4. Tambahkan air sembari terus ditumis hingga matang dan ramuan meresap. Angkat dan sajikan.
6. Sayur asem medok.

foto: Instagram/@ajun.chin
bahan:
- Nangka
- Kacang
- Melinjo
- Jagung
- Labu siam
- Daun melinjo
- Kacang panjang
- Air secukupnya
- 500 ml air larutan asem jawa
- Garam dan kaldu jamur secukupnya
- 2 sdm gula
Bumbu halus:
- 3 cabe merah besar
- 10 cabe keriting merah
- 10 cabe rawit
- 7 siung bawang merah
- 2 buah tomat merah
- 1 sdm terasi
cara membuat:
1. Didihkan air, lampau masukkan nangka, kacang, melinjo, jagung, dan labu siam.
2. Kemudian tuangkan ramuan lembut ke dalam panci, kombinasi rata.
3. Tambahkan garam, gula, dan kaldu jamur secukupnya. Lalu saring air asem.
4. jika nangka sudah lembek masukkan daun melinjo dan kacang panjang, kombinasi samapai tercampur rata. Angkat dan sajikan.
7. Ayam cah jamur.

foto: Instgram/@susie.agung
Bahan:
- 200 gr dada ayam, iris tipis
- 100 gr jamur merang segar, belah menjadi 2
- 1 buah wortel , iris serong
- 1 buah kembang kol, pangkas perkuntum
- 6 buah putren, iris serong
- 1 batang daun bawang, iris serong
- 1/2 buah bawang bombay, pangkas kasar
- 3 siung bawang putih, geprek lampau cincang halus
- 1 cm jahe, memarkan
- 1 sdt kecap ikan
- 1 sdm saus tiram
- 1/2 sdm kecap asin
- 1/2 sdt kaldu ayam bubuk
- Secukupnya garam, gula dan lada bubuk
- 1 sdt munjung maizena, larutkan dengan 3 sdm air matang
Cara membuat:
1. Tumis bawang putih dan bombay sampai wangi, lampau masukkan daging ayam, kombinasi sampai berubah warna.
2. Kemudian masukkan garam, gula, lada, saus tiram, kecap ikan dan kecap asin, kombinasi rata.
3. Masukkan sayuran dan jamur, tambahkan sedikit air, kombinasi sampai sayuran matang.
4. Lalu masukkan daun bawang dan tuangi larutan maizena, kombinasi sampai mendidih dan mengental. Angkat dan sajikan.
8. Cah brokoli jamur.

foto: Instagram/@magdahlena_brian
Bahan:
- 1 buah brokoli ukuran sedang
- 8 buah jamur merang, belah jadi 4 bagian
- 3 siung bawang putih, cincang halus
- 1,5 sdm saus tiram
- 1/2 sdt kecap ikan
- 1 sdt arak masak, optional
- Gula pasir dan kaldu jamur serbuk secukupnya
- Air secukupnya
- 1 sdm maizena dengan campuran 2 sdm air minum
Cara membuat:
1. Potong brokoli perkuntum, lampau rendam dengan air garam selama 10 menit, bilas hingga bersih.
2. Didihkan air dan tambahkan 1/2 sdm minyak sayur, masukkan brokoli, lampau rebus sampai matang, angkat dan tiriskan dalam piring saji.
3. Tumis bawang putih hingga harum, lampau masukkan jamur. Aduk rata.
4. Tambahkan kecap ikan, dan saus tiram, kombinasi rata. Tambahkan air secukupnya, didihkan.
5. Beri gula dan kaldu serbuk secukupnya, kombinasi rata. Koreksi rasa, jika kurang asin bisa ditambahkan garam.
6. Masukkan larutan maizena, kombinasi rata. Lalu tuangkan di atas brokoli. Sajikan.
9. Telur ceplok kecap.

foto: Instagram/@maybelin_ma
Bahan:
- Telur ayam
- Bawang merah
- Bawang putih
- Cabai rawit
- Daun bawang
- Kecap asin
- Kecap manis
- Merica bubuk
- Air
Cara membuat:
1. Goreng telur sesuai selera, sisihkan.
2. Tumis bawang putih dan bawang merah hingga wangi dan berubah warna.
3. Masukkan irisan daun bawang dan cabe rawit.
4. Tambahkan kecap manis, kecap asin, merica dan sedikit air. Aduk saus sampai mendidih dan kental.
5. Lalu masukkan telur dan kombinasi hingga tercampur merata dengan saus.
1. Bagaimana langkah agar masakan sahur tidak sigap lama untuk dipanaskan kembali?
Hindari menggunakan santan kental alias bahan nan mudah berair jika Anda beriktikad memasak dalam jumlah banyak untuk dipanaskan. Simpan di lemari es setelah suhu ruang tercapai.
2. Apa jenis sayuran nan paling awet jika dimasak saat sahur?
Sayuran bertekstur keras seperti buncis, wortel, dan brokoli lebih tahan lama dibandingkan sayuran daun hijau seperti bayam nan nutrisinya sigap lenyap jika dipanaskan.
3. Bolehkah menggunakan ramuan instan untuk menu harian Ramadhan?
Tentu boleh, terutama untuk mengejar waktu sahur nan mepet. Namun, Anda bisa menambahkan irisan bawang putih alias cabe segar agar rasa masakan tetap terasa otentik.
4. Bagaimana takaran air putih nan ideal selama bulan puasa?
Gunakan rumus 2-4-2: dua gelas saat berbuka, empat gelas sepanjang malam hingga menjelang tidur, dan dua gelas saat sahur.
5. Menu apa nan paling disarankan untuk berbuka agar perut tidak kaget?
Awali dengan takjil ringan dan air hangat, lampau beri jarak sekitar 15-30 menit sebelum menyantap hidangan utama nan berat.
(brl/tin)
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·