Tips Puasa Arafah untuk Lansia agar Tetap Bugar(Dok. Magnific)
MENJALANKAN ibadah puasa Arafah bagi golongan lanjut usia (lansia) memerlukan perhatian ekstra pada kondisi fisik agar tetap segar saat merayakan Idul Adha keesokan harinya. Mengingat aspek usia nan memengaruhi metabolisme dan ketahanan tubuh, pengaturan pola makan dan aktivitas menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan.
Berikut adalah beberapa tips praktis bagi lansia untuk menjaga kondisi bentuk selama puasa Arafah:
1. Prioritaskan Hidrasi Saat Sahur dan Buka
Lansia sangat rentan terhadap dehidrasi. Pastikan asupan cairan terpenuhi dengan pola 2-4-2 (dua gelas saat buka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur). Hindari minuman berkafein seperti kopi alias teh pekat lantaran berkarakter diuretik nan memicu pembuangan cairan lebih cepat.
2. Konsumsi Makanan Berserat dan Karbohidrat Kompleks
Saat sahur, pilihlah makanan nan mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, gandum, alias umbi-umbian. Serat membantu pelepasan daya secara perlahan sehingga tubuh tidak sigap lemas. Hindari makanan nan terlalu asin lantaran dapat meningkatkan rasa haus di siang hari.
3. Hindari Aktivitas Fisik Berat
Selama menjalankan puasa Arafah, lansia disarankan untuk membatasi aktivitas bentuk nan menguras energi, terutama di bawah paparan sinar mentari langsung. Cukup lakukan peregangan ringan di dalam ruangan untuk menjaga sirkulasi darah tetap lancar tanpa membebani kerja jantung.
Jika lansia mempunyai riwayat penyakit kronis seperti glukosuria alias hipertensi, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan master sebelum memutuskan berpuasa guna menyesuaikan agenda konsumsi obat.4. Istirahat nan Cukup
Kualitas tidur sangat memengaruhi kondisi bentuk keesokan harinya. Pastikan lansia mendapatkan rehat nan cukup setelah salat Tarawih alias ibadah malam lainnya. Tidur siang singkat (power nap) selama 20-30 menit juga dapat membantu memulihkan daya selama berpuasa.
5. Berbuka dengan Porsi Secukupnya
Saat waktu berbuka tiba, hindari makan berlebihan secara langsung. Mulailah dengan air putih dan makanan manis alami seperti kurma. Makan dalam porsi besar secara mendadak dapat menyebabkan gangguan pencernaan nan justru bakal membikin tubuh terasa tidak nyaman saat hari raya Idul Adha.
Dengan menjaga pola makan dan aktivitas nan tepat, lansia dapat menjalankan ibadah puasa Arafah dengan intens dan tetap mempunyai stamina nan prima untuk berkumpul berbareng family serta melaksanakan salat Idul Adha keesokan harinya. (Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·