
Ada 5 Pemain Top Eropa nan Gagal Bela Indonesia lantaran Tak Direstui FIFA. (Foto: FIFA)
ADA 5 pemain top Eropa nan dipastikan kandas bela Timnas Indonesia lantaran tak mendapatkan restu dari FIFA. Ya, upaya PSSI untuk memperkuat Timnas Indonesia lewat program naturalisasi dipastikan terganjal patokan ketat dari Federasi Sepakbola Dunia (FIFA).
Sesuai izin FIFA, seorang pemain hanya bisa dinaturalisasi dan memihak tim nasional baru andaikan mempunyai garis keturunan maksimal dari orang tua alias kakek/nenek kandung nan lahir di negara tersebut. Jika darah keturunan berasal dari garis ke atasnya (seperti nenek alias generasi keempat), maka jalur naturalisasi keturunan otomatis tertutup.
Karena izin tersebut, sejumlah pemain keturunan Indonesia pun tak bisa dinaturalisasi. Lantas siapa saja mereka?
Berikut 5 Pemain Top Eropa nan Gagal Bela Indonesia lantaran Tak Direstui FIFA:
1. Mitchel Bakker
Mitchel Bakker
Pemain nan sekarang memihak klub Eredivisie (Liga Belanda), NEC Nijmegen, ini menjadi salah satu nama besar nan sempat gencar dikaitkan dengan Timnas Indonesia. Mantan bek Paris Saint-Germain (PSG), Bayer Leverkusen, dan Atalanta tersebut sebelumnya diperkirakan mempunyai darah Indonesia dari akar keluarganya di Maluku.
Namun, hasil penelusuran PSSI mengonfirmasi darah Indonesia nan dimiliki Bakker berasal dari generasi buyutnya (garis keturunan ketiga). Kondisi ini membikin PSSI tidak dapat melanjutkan proses perpindahan kewarganegaraannya lantaran dokumennya tidak memenuhi syarat eligible nan ditetapkan FIFA.
2. Ryan Flamingo
Ryan Flamingo @ryanflamingo
Bek handal setinggi 186 cm milik klub kasta teratas Liga Belanda, PSV Eindhoven, ini sempat menarik perhatian warganet usai beberapa kali memberikan respons positif mengenai Timnas Indonesia di media sosial.
Meski tampil menjanjikan dan telah mengemas gol berbareng PSV, PSSI pada akhirnya tidak bisa memproses pemain eks FC Utrecht tersebut. Penyebabnya sama, ialah garis keturunan Indonesia nan dimiliki Flamingo berasal dari sang buyut.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·