5 Contoh Kultum Ramadhan 2026 Singkat 7 menit

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

JAKARTA - Di bulan Ramadhan ini, semakin banyak kesempatan bagi umat Islam untuk menambah pahala dan keberkahan. Salah satunya adalah dengan berceramah melalui pidato alias kultum singkat di depan majlis, terutama seusai sholat Subuh alias menjelang waktu berbuka puasa.

Berikut lima contoh materi kultum menarik nan bisa digunakan sebagai pedoman untuk pidato singkat

Judul: Hakikat Puasa Bukan Sekadar Lapar Haus

Bismillahirrahmanirrahim,

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, wa ash-sholatu wassalamu ‘ala Rasulillah, wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma'in. Amma ba'du.

Saudara-saudaraku nan dimuliakan Allah, puasa sering kita pahami sempit, hanya "pindah jam makan" dari siang ke malam. Padahal, menahan lapar haus saja belum komplit jika mata, telinga, dan personil tubuh lain tetap memandang alias melakukan maksiat.

Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin mengklasifikasikan puasa menjadi tiga tingkatan. Puasa umum (shaumul umum) hanya menahan perut dan kemaluan dari makan, minum, hubungan badan. Puasa unik (shaumul khusus) menjaga pancaindra—mata dari zina pandang, telinga dari ghibah, lisan dari dusta, tangan-kaki dari dosa. Puasa khususul unik adalah puasa hati, menjauhi pikiran duniawi, konsentrasi hanya kepada Allah.

Rasulullah SAW tegas: كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوْعَ وَالْعَطَشَ – "Banyak orang puasa hanya dapat lapar dahaga" (HR An-Nasa’i, Ibnu Majah). Puasa sempurna justru menahan seluruh tubuh dari maksiat seperti perut dari makanan.

Hadits lain peringatkan: خَمْسٌ يُفْطِرْنَ الصَّائِمَ الْكَذِبُ وَالْغِيبَةُ وَالنَّمِيمَةُ وَالْيَمِينُ الْكَاذِبَةُ وَالْنَّظَرَ بِشَهْوَةٍ – "Lima perihal membatalkan pahala puasa: dusta, ghibah, namimah, sumpah palsu, pandang syahwat." (Riwayat Bidayatul Hidayah).

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com