5 Amalan Sebelum Tidur Agar Hati Lebih Damai dan Tenang

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

JAKARTA – Lima ibadah sebelum tidur agar hati lebih tenteram dan tenang menarik untuk diulas, terutama bagi siapa pun nan pikirannya sering terasa riuh ketika malam tiba. Setelah seharian disibukkan oleh banyaknya pekerjaan dan beragam kekhawatiran, tubuh mungkin sudah lelah, tetapi pikiran belum juga ikut beristirahat.

Bagi umat Muslim, ketenangan itu sebenarnya sudah lebih dulu dituntunkan lewat sunah. Rasulullah SAW mencontohkan sejumlah ibadah sederhana setiap malam sebelum terlelap, mulai dari bersuci hingga bermohon menyerahkan diri kepada Allah SWT.

Lantas, apa saja ibadah sebelum tidur nan bisa dilakukan agar hati lebih tenteram dan tenang?

1. Bersuci dengan Berwudu

Amalan pertama nan dianjurkan Rasulullah SAW adalah berwudu sebelum berebahan di tempat tidur. Anjuran ini beliau sampaikan kepada sahabat Al-Bara’ bin ‘Azib RA, sebagaimana dicatat Imam An-Nawawi dalam Riyadhus Shalihin pada bab zikir ketika menjelang tidur. Rasulullah SAW bersabda:

وَعَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:  إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلَاةِ، ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الْأَيْمَنِ، وَقُلِ: اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ، وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ، فَإِنْ مِتَّ مِتَّ عَلَى الْفِطْرَةِ، وَاجْعَلْهُنَّ آخِرَ مَا تَقُولُ» مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Allāhumma aslamtu nafsī ilaika, wa wajjahtu wajhī ilaika, wa fawwaḍtu amrī ilaika, wa alja’tu ẓahrī ilaika, raghbatan wa rahbatan ilaika, lā malja’a wa lā manjā minka illā ilaika. Āmantu bikitābikal-lażī anzalta, wa binabiyyikal-lażī arsalta.

Artinya: “Ya Allah, saya menyerahkan diriku kepada-Mu, saya menghadapkan wajahku kepada-Mu, saya menyerahkan urusanku kepada-Mu, saya menyandarkan punggungku kepada-Mu, lantaran senang (mendapatkan rahmat-Mu) dan takut pada (siksaan-Mu, jika melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan pengamanan dari (ancaman)-Mu, selain kepada-Mu. Aku beragama pada kitab nan telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) Nabi-Mu nan telah Engkau utus. Maka jika engkau meninggal pada malam ini, engkau meninggal dalam keadaan fitrah (tauhid, iman, dan Islam). Jadikan pula kalimat tersebut sebagai akhir perkataanmu.” (HR. Bukhari no. 247, 6313 dan Muslim no. 2710)

Bersuci dengan berwudu sebelum tidur bukan sekadar menjaga kebersihan, melainkan juga pintu menuju hati nan lebih damai. Lewat angan nan menyertainya, seorang Muslim diajak menyerahkan diri dan seluruh urusannya kepada Allah SWT, karena hanya Dia nan bisa melindungi dan menyelamatkan hamba-Nya. Siapa nan menyandarkan segala urusannya kepada Allah bakal dicukupkan oleh-Nya, sehingga beban pikiran nan tadinya mengganjal bisa dilepaskan dan hati pun lebih tenang saat memejamkan mata.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑