3 Unit Bronto Skylift Diterjunkan untuk Padamkan Gedung Bapenda DKI

Sedang Trending 1 jam yang lalu
3 Unit Bronto Skylift Diterjunkan untuk Padamkan Gedung Bapenda DKI Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis terbakar. Dinas Gulkarmat pengerahkan tiga unit Bronto Skylift dan 185 personel ke lokasi.(Metrotvnews)

KEBAKARAN melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta nan berlokasi di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, sejak Jumat (7/8) malam. Untuk menjinakkan si jago merah nan terus berkobar, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan tiga unit mobil pemadam unik Bronto Skylift.

Bronto Skylift merupakan armada truk pemadam kebakaran nan dilengkapi dengan tangga hidrolik berjangkauan tinggi. Kehadiran unit ini dinilai sangat vital untuk menjangkau titik api nan berada di lantai-lantai atas bangunan.

"Hari ini kita kerahkan 3 unit bronto (skylift) ya, 3 unit bronto untuk membantu untuk proses pemadaman," kata Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, di letak kejadian pada Sabtu awal hari.

Bayu membeberkan bahwa penyiapan armada tangga hidrolik ini difokuskan untuk memutus perambatan api agar tidak meluas ke area gedung lainnya. Berdasarkan pendataan awal di lapangan, kobaran api membakar area gedung berlantai tinggi tersebut.

"Yang pasti nan terbakar itu dari mulai lantai 11 sampai dengan lantai 16," lanjut Bayu.

Upaya pemadaman di letak menghadapi tantangan nan tidak mudah. Bayu menyebut bahwa aspek cuaca, terutama kencangnya hembusan angin di sekitar lokasi, menjadi salah satu hambatan utama nan menghalang proses pemadaman.

"Karena angin tadi terasa kan begitu ya, agak sedikit-sedikit kencang. Itu nan menjadi pemicu kembali timbulnya kebakaran," ucapnya.

Guna mempercepat proses pemadaman secara menyeluruh, Dinas Gulkarmat DKI Jakarta menurunkan sebanyak 185 personel ke letak kejadian. Para petugas terus berjibaku memadamkan titik-titik api nan kembali membesar akibat tiupan angin.

Peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui penduduk saat api mulai berkobar sekitar pukul 21.00 WIB. Petugas pemadam kebakaran nan menerima laporan langsung bergerak sigap dan tiba di letak untuk melakukan penanganan mulai pukul 21.41 WIB.

Hingga saat ini, petugas tetap terus konsentrasi melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di letak kejadian. Penyebab pasti munculnya titik api serta info mengenai ada alias tidaknya korban jiwa tetap dalam proses pendalaman oleh pihak berwenang. (ANT/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia