Tim SAR sukses mengevakuasi tiga korban KM Virgo Transport 8 nan tenggelam di perairan Masalembo. Sebanyak 126 korban tetap dalam pencarian.(sar)
OPERASI SAR bawah laut (salvage) terhadap 129 penumpang korban tenggelamnya kapal KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, Jumat (18/9), sukses mengevakuasi tiga korban. Ketiganya terjebak di dalam salah satu ruang kapal.
Kondisi cuaca di perairan Laut Jawa nan cukup berkawan dan arus laut kurang dari 2 knot membikin operasi salvage melangkah lancar. Sebanyak dua tim selam dari Kopaska dan tim selam unik beranggotakan 20 orang sukses menyelam dan mengevakuasi korban di dalam ruang kapal.
"Hari ini operasi SAR bawah laut sukses menemukan dan mengevakuasi tiga korban, dua laki-laki satu perempuan. Tim selam menemukan korban terjebak dalam ruangan dan kudu memecahkan kaca," ungkap Direktur Operasi Badan SAR Nasional, Laksamana Pertama TNI, Yudhi Bramantyo, saat memberikan keterangan pers perkembangan SAR korban KM Virgo Transport 8 di posko Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Jumat (18/9).
Saat ini jenazah ketiga korban sedang dalam perjalanan menuju pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan diperkirakan bakal tiba Sabtu (19/9) pagi. "Korban diangkut KRI Gusti Ngurah Rai dan kemudian dipindahkan ke kapal KN 241 Kamajaya milik Basarnas. Diperkirakan tiba di Banjarmasin, pukul 05.00 wita besok," kata Yudhi.
Selain operasi SAR bawah laut, operasi udara dan laut permukaan juga terus dilakukan dan diperluas. Tim SAR laut sukses menemukan banyak barang-barang nan diduga berasal dari KM Virgo Transport 8. Dua kapal navigasi juga ikut membantu operasi salvage terhadap 129 penumpang korban tenggelamnya kapal KM Virgo Transport 8 ini.
Dengan ditemukannya tiga korban ini, tetap ada 126 korban nan belum ditemukan dan diduga tetap terjebak di dalam kapal. Terkait perihal ini BASARNAS bakal memperkuat operasi bawah laut. "Kita juga berupaya mempercepat operasi Salvage sesuai angan kita semua," ujarnya. (Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·