Simak keistimewaan puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah beserta referensi niat puasa Tarwiyah dan Arafah untuk menyempurnakan ibadah Dzulhijjah(Dok. Mozaik Islam)
PUASA Tarwiyah nan dilaksanakan setiap tanggal 8 Dzulhijjah merupakan salah satu ibadah nan sangat dianjurkan bagi umat Muslim nan tidak sedang melaksanakan ibadah haji. Ibadah ini menjadi pembuka sebelum memasuki puasa Arafah pada keesokan harinya.
Daftar Keutamaan Puasa Tarwiyah
Berikut adalah daftar keistimewaan menjalankan puasa Tarwiyah berasas penjelasan para ulama:
- Amal Saleh di Waktu nan Dicintai Allah
Puasa Tarwiyah termasuk dalam rangkaian kebaikan saleh di 10 hari awal Dzulhijjah. Berdasarkan dalil umum, kebaikan saleh nan dikerjakan pada periode ini lebih dicintai Allah SWT dibandingkan dengan hari-hari lainnya dalam setahun. - Mendapat Pahala Puasa Sunnah Terbaik
Puasa adalah salah satu ibadah terbaik dalam Islam. Melaksanakannya di waktu nan mulia seperti bulan Dzulhijjah bakal memberikan nilai pahala nan besar di sisi Allah SWT. Meskipun sabda unik mengenai "menghapus dosa setahun" untuk puasa Tarwiyah dinilai lemah (dhaif) oleh banyak ulama, namun rekomendasi puasa ini tetap kuat jika didasarkan pada dalil umum keistimewaan beramal di awal Dzulhijjah. - Penyempurna Ibadah Sebelum Arafah
Menjalankan puasa Tarwiyah menjadi sarana bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah sebelum melaksanakan puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah nan mempunyai dalil unik lebih kuat.
Panduan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah
Untuk memantapkan ibadah Anda, berikut adalah referensi niat nan dapat dilafalkan:
Niat Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah):
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah lantaran Allah ta‘ala.”
Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah):
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ‘arafata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah lantaran Allah ta‘ala.”
Niat dilakukan di dalam hati dan dapat dilafalkan pada malam hari hingga sebelum waktu Subuh. Namun, untuk puasa sunnah, niat tetap diperbolehkan dilakukan pada pagi alias siang hari sebelum Zuhur selama belum melakukan perihal nan membatalkan puasa. (Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·