25 Anak Putus Sekolah Sempat Diamankan Saat Aksi, Polisi Beri Akses Pendidikan

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Jakarta -

Polisi menyebut 25 anak sempat diamankan dan telah dipulangkan usai aksi 27 Agustus kemarin. Pihak kepolisian bakal berkoordinasi dengan stakeholder mengenai agar mereka kembali bersekolah.

"Di antara anak-anak nan diamankan, terdapat 25 anak nan sudah tidak bersekolah. Kami bakal berkoordinasi dengan pihak mengenai untuk membantu mereka kembali memperoleh akses pendidikan," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam bertemu pers, Jumat (28/8/2026).

Pihak kepolisian juga memberikan pendampingan kepada anak-anak nan tetap berstatus pelajar. Polisi melakukan edukasi dan pembinaan dengan melibatkan sekolah, tenaga pendidik, serta pihak mengenai sesuai kebutuhan masing-masing anak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menambahkan, family dan lingkungan pendidikan berkedudukan krusial dalam memberikan perhatian terhadap aktivitas serta pergaulan anak. Polisi bakal berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memastikan keberlanjutan pendidikan sekaligus memberikan ruang pembinaan nan positif bagi anak-anak itu.

"Anak-anak kudu tetap mempunyai ruang untuk belajar, tumbuh, dan mempersiapkan masa depannya. Karena itu, pemenuhan kewenangan mereka, termasuk kewenangan memperoleh pendidikan, memerlukan kepedulian berbareng dari keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat," kata Budi.

Direktur PPA/PPO Polda Metro Jaya, Kombes Rita Wulandari Wibowo mengatakan, sebanyak 152 anak-anak sempat diamankan mengenai saat tindakan kemarin. Dari ratusan anak tersebut, sebanyak 141 anak telah dipulangkan.

"Dari 152 tersebut, kami pulangkan 141 orang," kata Rita Wulandari.

Dia mengatakan dari 151 anak nan sempat diamankan, sebanyak 149 laki-laki dan tiga orang perempuan. Sebagian anak lainnya tetap menunggu dijemput oleh orang tuanya.

"Kemudian saat ini tetap ada nan menunggu dijemput oleh orang tuanya ada lima anak, kemudian dua orang baru diperiksa, dan ada penyerahan baru nan sedang kami lakukan pendalaman juga," ujarnya.

(wnv/idn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑