Kementerian Haji dan Umrah RI menyampaikan dua jemaah haji Indonesia meninggal bumi di Madinah. Keduanya berjulukan Siti Sri Rahayu Sanusi dari kloter SOC-12 asal Kabupaten Pekalongan dan Endar Jaya Purwadi dari kloter BPN-01 asal Kota Samarinda.
Kepala Biro Humas Kemenhaj, Moh. Hasan Afandi, mengatakan total jemaah wafat hingga saat ini menjadi tujuh orang.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum dan almarhumah husnul khatimah dan family nan ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Hasan.
Kemenhaj memastikan operasional haji hari ke-12 melangkah lancar. Proses pemberangkatan, kedatangan, hingga pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah disebut berjalan tertib dan terkoordinasi.
“Alhamdulillah, berasas info hingga Jumat, 1 Mei 2026, sebanyak 175 kloter dengan 68.082 jemaah haji dan 697 petugas kloter telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Seluruh proses terus kami kawal agar melangkah aman, tertib, dan nyaman bagi jemaah,” ujar Hasan.
Data Kemenhaj mencatat jemaah nan telah tiba di Madinah sebanyak 165 kloter dengan 64.129 jemaah dan 657 petugas. Sementara itu, jemaah nan telah tiba di Makkah sebanyak 19 kloter dengan 7.387 jemaah dan 76 petugas.
Dari sisi kesehatan, jasa terus diberikan kepada jemaah. Sebanyak 5.576 jemaah menjalani rawat jalan, 105 jemaah dirujuk ke KKHI, dan 125 jemaah dirujuk ke RSAS. Saat ini, 39 jemaah tetap menjalani perawatan di RSAS.
Kemenhaj juga mengingatkan mengenai penyelenggaraan ibadah, khususnya pembayaran dam nan wajib dilakukan melalui program resmi Pemerintah Arab Saudi.
“Jemaah nan bakal melakukan pembayaran dam di Arab Saudi wajib menggunakan Adhahi. Kami mengingatkan agar tidak melakukan pembayaran di luar sistem resmi, termasuk membeli sendiri hewan di pasar,” jelasnya.
Selain itu, jemaah diimbau menjaga kondisi bentuk di tengah cuaca panas serta mengikuti pengarahan petugas selama menjalankan ibadah.
“Fokus kami adalah memastikan jemaah terlindungi, ibadah melangkah sesuai ketentuan, dan seluruh jasa haji berjalan aman, nyaman, profesional, serta ramah bagi lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan,” pungkas Hasan.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·