16 Proyek Ditawarkan ke Investor, Investasi DIY Triwulan I Capai Rp2,01 Triliun

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Sekda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti. Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti

Realisasi investasi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada triwulan I 2026 mencapai sekitar Rp2,01 triliun. Angka ini tercatat sebesar seperlima dari sasaran investasi tahunan pada 2026 sebesar Rp10,48 triliun.

Investasi ini sebagian besar ditopang oleh Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menyebut investasi nan masuk ke DIY tidak hanya berasal dari proyek strategis nasional (PSN), tetapi juga sektor lain seperti perhotelan dan pertanian nan condong tumbuh lebih moderat.

“Ada nan investasi berangkaian dengan PSN juga iya. Ada nan tadi kan jika kita lihat kan ada nan diakomodasi nan seperti perhotelan, nan seperti pertanian, dan seperti itu,” kata Made dikonfirmasi Pandangan Jogja usai agenda Rakordal Triwulan I di Kompleks Kantor Gubernur DIY, Kamis (30/4).

“Memang kan tumbuh seperti itu kan tidak begitu cepat. Kecuali dia industri nan sangat kuat,” tambahnya.

Daftar proyek investasi nan ditawarkan Pemda DIY ke investor. Foto: Dok. Pemda DIY

Ia menambahkan, capaian investasi saat ini sekaligus menjadi pemicu bagi pemerintah wilayah untuk terus mendorong peningkatan realisasi ke depan. Namun, menurutnya, arah kebijakan tetap kudu memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan agar pembangunan tidak berakibat negatif dalam jangka panjang.

“Kalau bicara investasi Ngarso Dalem juga menyampaikan tetap memperhatikan daya dukung, daya tampung lingkungan. Jadi jangan sampai kemudian kita mengabaikan itu. Jadi istilahnya pemanfaatan besar-besaran tapi kelak untuk keberlanjutan ke depan itu bakal merugikan anak cucu kita,” kata dia.

Selain itu, Pemda DIY juga mencatat tetap terdapat 16 dari 17 Investment Project Ready to Offer (IPRO) nan ditawarkan kepada investor. Beberapa di antaranya seperti Glamping Ngrenehan, Krakal Resort, Gunungkidul Resort, hingga Industri Garmen KPI Candirejo.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan