Binti Mufarida
, Jurnalis-Senin, 20 April 2026 |08:53 WIB

Ilustrasi gelombang tinggi (Foto: Ist)
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan awal gelombang tinggi mencapai 4 meter nan berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan hingga 22 April 2026 mendatang.
BMKG melaporkan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut–timur laut dengan kecepatan berkisar 6–25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari timur laut–tenggara dengan kecepatan 6–25 knot.
“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka, Samudera Hindia barat Aceh, dan Laut Arafura,” tulis BMKG dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/4/2026).
Kondisi tersebut, jelas BMKG, menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25–2,5 meter berkesempatan terjadi di Selat Malaka bagian utara, Samudera Hindia barat Aceh, Samudera Hindia barat Kepulauan Nias, Samudera Hindia barat Kepulauan Mentawai, Samudera Hindia barat Bengkulu, Samudera Hindia barat Lampung, Samudera Hindia selatan Banten, Samudera Hindia selatan Jawa Barat, dan Samudera Hindia selatan Jawa Tengah.
Kemudian, di Samudera Hindia selatan DI Yogyakarta, Samudera Hindia selatan Nusa Tenggara Timur, Laut Sulawesi bagian timur, Laut Maluku, Samudera Pasifik utara Maluku, Samudera Pasifik utara Papua Barat Daya, Samudera Pasifik utara Papua Barat, Samudera Pasifik utara Papua, Laut Arafura bagian barat, Laut Arafura bagian tengah, dan Laut Arafura bagian timur.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·