Wamensos Agus Jabo Dukung SOIna Berdayakan Atlet Disabilitas

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Wamensos Agus Jabo saat menerima kunjungan SOIna beserta atlet disabilitas intelektual di instansi Kemensos, Rabu (8/4/2026). Foto: Kemensos RI

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menyambut positif upaya pemberdayaan para atlet penyandang disabilitas intelektual nan telah digagas Special Olympics Indonesia (SOIna).

Agus Jabo menekankan bahwa penyandang disabilitas merupakan salah satu golongan nan menjadi konsentrasi utama dalam pelayanan sosial oleh Kemensos.

"Mudah-mudahan kelak kita bisa berkolaborasi, khususnya untuk memberdayakan saudara-saudara kita para penyandang disabilitas, khususnya penyandang disabilitas mental alias intelektual. Memang Kemensos mempunyai program 12 PAS nan salah satunya adalah untuk para penyandang disabilitas," kata Agus Jabo.

Dukungan ini disampaikan Agus Jabo saat menerima kehadiran SOIna beserta dua atlet penyandang disabilitas intelektual, Anastasia Aresyenan Bwariat dan Rizka Feryani Ciptaningrum di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026).

SOIna merupakan organisasi nirlaba nan konsentrasi melakukan pelatihan, kejuaraan olahraga, dan program non-olahraga bagi penyandang disabilitas intelektual di Indonesia.

Agus Jabo menjelaskan, saat ini Kemensos sedang berupaya memperkuat program pemberdayaan sosial bagi golongan rentan. Sehingga support sosial (bansos) nan diberikan tidak berkarakter pasif, melainkan bisa membentuk masyarakat nan lebih mandiri.

"Kita sedang merancang agar kemudian support sosial ini kualitatif menjadikan masyarakat kita berdaya, mandiri, gitu, dan tidak terus-menerus berjuntai dengan bantuan-bantuan pemerintah," jelasnya.

Agus Jabo menyampaikan, agar support nan diberikan oleh pemerintah tepat sasaran, maka diperlukan info tunggal nan akurat, ialah Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Data ini diolah oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Sedangkan Kemensos berkedudukan membantu proses pemutakhiran info tersebut.

Wamensos Agus Jabo saat menerima kunjungan SOIna beserta atlet disabilitas intelektual di instansi Kemensos, Rabu (8/4/2026). Foto: Kemensos RI

Lebih lanjut, dia menyambut baik rencana kerjasama Kemensos dengan SOIna untuk membantu para atlet disabilitas intelektual. "Apa nan bisa kita sinergikan antara Kemensos dengan PP Special Olympics Indonesia ini, agar ke.depan semua golongan masyarakat ini betul-betul bisa terjangkau oleh negara, bisa terjangkau oleh pemerintah," katanya.

Direktur Operasional Pengurus Pusat SOIna Amran Siregar mengapresiasi respons positif Kemensos. Dia mengungkapkan, pihaknya tidak hanya konsentrasi menyiapkan atlet dan bagian olahraga. Namun, juga mengembangkan talenta dan keahlian para atlet di luar lapangan.

"Jadi memang di Special Olympic itu memang ujungnya olahraga, tetapi peran dari non-olahraganya kental sekali. Jadi kita membina juga nan namanya gimana pengembangan dengan jaringan keluarga, jadi berupaya agar family tidak menyembunyikan anaknya. Lalu kita juga mengembangkan kayak Tasya (Anastasia) sebagai ahli kampanye lantaran punya keahlian berkata Inggris," jelasnya.

Amran juga menyampaikan, SOIna bakal menggelar Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Oktober 2026. Ia berambisi pemerintah dapat memberikan support dalam penyelenggaraan seleksi nasional untuk menentukan atlet nan bakal mewakili Indonesia pada Special Olympics World Summer Games 2027 di Chile tersebut.

Dalam kesempatan ini, Anastasia Aresyenan Bwariat alias nan berkawan disapa Tasya menyampaikan kepada Agus Jabo mengenai keinginannya untuk berjumpa Presiden Prabowo Subianto. Atlet disabilitas intelektual bagian sport dance ini juga berambisi Presiden Prabowo menghadiri gala dinner nan bakal digelar pada Mei 2026. Acara ini merupakan arena penggalangan biaya bagi para atlet nan bakal mengikuti Pesonas di NTT.

"Saya mau berjumpa Presiden Prabowo Subianto. Tolong berkenan datang di gala dinner dan tolong berikan support sebesar-besarnya pada kami untuk mengikuti Pesonas di Kupang, NTT, bulan Oktober 2026," ujar Tasya.

Mendengar perihal itu, Agus Jabo berjanji bakal menyampaikan kemauan Tasya kepada Presiden Prabowo. Dia pun memberikan semangat serta support nan besar kepada Tasya untuk mengikuti Pesonas.

"Terima kasih, Tasya. Semangat ya, semangat. Sukses," pesan Agus Jabo.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan