Wamenko Pangan Paparkan Kebijakan Prioritas Pangan di Universitas Riau

Sedang Trending 51 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Pangan nan diwakili oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq menjadi narasumber kuliah umum di Universitas Riau dengan tema "Kebijakan Prioritas Pemerintah di Bidang Pangan".

Dalam paparannya, Hanif menegaskan bahwa pemerintah mendorong transformasi sektor pangan melalui penguatan regulasi, peningkatan produksi, dan efisiensi tata kelola. Produksi beras 2025 mencapai 34,69 juta ton dan Indonesia tidak melakukan impor beras serta jagung pakan pada 2025-2026.

Dia juga menekankan pentingnya peningkatan produksi beras melalui optimasi lahan sawah serta ekspansi penerapan program sebagai upaya memperkuat nilai ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Namun demikian, dia mengakui tetap terdapat tantangan dalam tata kelola dan akses nan perlu segera dibenahi.

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa seluruh program pangan kudu dijalankan dengan tata kelola nan baik dalam kerangka demokrasi, menjunjung tinggi integritas, serta meminimalkan potensi pelanggaran, terutama pada program berbasis pemberdayaan nan menggunakan anggaran negara.

"Sejumlah program prioritas terus dipercepat, meliputi Koperasi Desa Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, pengolahan sampah menjadi energi, pengembangan kampung nelayan dan bioflok, pengendalian alih kegunaan lahan, serta pembangunan area swasembada pangan, energi, dan air," kata Hanif dikutip Jumat (1/5/2026)

(rah/rah)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News