Tol Cisumdawu Retak, Contraflow Diberlakukan 4 Bulan

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Bandung, CNN Indonesia --

Polisi memberlakukan contraflow di dalam tol Cisumdawu, untuk empat bulan ke depan. Hal itu dikarenakan terjadinya keretakan pada KM 207 A arah Bandung ke Cirebon, pada tol tersebut. Keretakan diketahui mempunyai panjang 80 meter dengan kedalaman 2 meter.

Selain lantaran retakan, contraflow diberlakukan dalam rangka perbaikan retakan.

" Iya, 3 sampai 4 bulan lah. Sampai selesai pekerjaan bisa lebih sigap gitu kan. Itu kan perkiraan dari pihak kontraktornya, 3 sampai 4 bulan lah kurang lebih gitu," ujar Kanit 3 PJR Tol Cisumdawu, Iptu Deni Ruchyat, saat dihubungi, Jumat (10/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Deni mengatakan panjang contraflow nan saat ini diberlakukan ialah sepanjang 2,2 kilometer, tehitung dari KM 206+125 sampai dengan KM 208+200. Selama penyelenggaraan contraflow ini, Deni mengatakan penjagaan dilakukan selama 24 jam dari titik awal contraflow sampai dengan titik akhir.

Deni pun menghimbau masyarakat untuk pengguna tolCisumdawu, untuk mematuhi rambu lampau lintas saat memasuki jalur contraflow. Selain itu masyarakat juga diminta untuk mengurangi kecepatan, terutama saat terjadinya hujan, di dalam tol.

"Atur kecepatan, dan patuhi rambu-rambu lintas nan sudah kami siapkan, jadi sebelum contra flow, pada saat di jalur, dan juga setelahnya pas keluar, tolong di pantau ya, tetap fokus. Kalau pada saat hujan, kecepatan jangan lebih dari 40-50 kilometer ya. Kadang-kadang ada beberapa titik nan turun kabut jika sore kan," himbau dia.

Untuk diketahui. Tol Cileunyi Dawuan Sumedang (Cisumdawu) alami retak pada KM 207 A arah Bandung ke Cirebon. Keretakan diketahui mempunyai panjang 80 meter dengan kedalaman 2 meter.

Untuk sementara arus kendaraan dialihkan serta dilakukan rekayasa contraflow.

"Saat ini TolCisumdawuatas diskresi Kepolisian, main road KM 194 A di lakukan penutupan dan pengalihan kendaraan dari Bandung menuju Cirebon untuk dapat keluar di Gerbang Tol Paseh. Selain itu juga bakal dilakukan contra flow Jalur B (Arah ke Bandung) dari KM 206+125 sampai dengan KM 208+200," ujar Direktur Utama PT Citra Karya Jabar Tol (PT CKJT), Agustinus Sudrajat, dalam rilis nan diterima wartawan, Rabu (8/4).

Bamun begitu, Agustinus mengatakan ruas TolCisumdawuKM 207 A saat ini
masih dalam kondisi kondusif dan laik dilalui, menyusul kejadian retak sliding pada KM 207+300 sampai dengan KM 207+400.

Selain rekayasa, penanganan jangka pendek nan dilakukan diantaranya dengan pemasangan rambu peringatan dan pengurang kecepatan, serta pengisian retakan dengan material aspal dan penutupan dengan terpal agar air tidak masuk menambah beban pada timbunan.

Untuk penanganan jangka panjang, pihak PT CKJT melakukan tahapan pengukuran topografi untuk memastikan lebar dan panjang penanganan, penyelidikan tanah tambahan untuk identifikasi pelapisan tanah, pengukuran instrumentasi inklinometer untuk memastikan kedalaman bagian longsoran, analisa geoteknik untuk penentuan jenis perkuatan untuk penahan longsoran.

"Penanganan jangka panjang juga direncanakan menggunakan bore pile dengan kedalaman sekitar 30 meter, sepanjang kurang lebih 100 meter. Seluruh proses pertimbangan dan perbaikan dilakukan sesuai dengan standar teknis dan prosedur keselamatan nan berlaku," katanya.

Terkait soal penyebabnya, Agustinus mengatakan keretakan terjadi lantaran hujan dengan intensitas tinggi beberapa waktu ini. Ia menduga juga ada kesalahan pada sistem drainase.

"Retakan ini kami identifikasi berakibat lantaran cuaca hujan dengan intensitas tinggi. Pasca kejadian tersebut, kami langsung melakukan identifikasi serta pertimbangan menyeluruh terhadap sistem drainase," kata dia.

Agustinus menegaskan pihaknya bakal melakukan pemantauan lapangan secara berkala, khususnya pada titik-titik
yang mempunyai potensi risiko, terlebih di tengah kondisi cuaca dengan intensitas hujan nan cukup tinggi.

Koordinasi dengan pihak mengenai juga terus dilakukan guna memastikan keandalan struktur jalan tol berfaedah dengan baik serta memperkuat dalam jangka nan panjang.

(csr/ugo)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional