Tito Akui Angka Kemiskinan di Papua Jauh di Atas Nasional: Bukan Bagus

Sedang Trending 5 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengungkap rata-rata angka kemiskinan di sejumlah wilayah di Provinsi Papua tetap jauh di atas tingkat kemiskinan nasional.

Menurut Tito, gap nan jauh itu menunjukkan kondisi serius. Sebab, semakin tinggi angkanya, tingkat kemiskinan berfaedah semakin banyak.

"Kita memandang bahwa tingkat kemiskinan di seluruh Papua itu, itu di atas nasional. Ini bukan bagus, di atas. Karena makin besar angkanya menunjukkan bahwa persentase masyarakat nan miskin besar," ujar Tito dalam rapat kerja di Komisi II DPR, Senin (13/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan persentase nomor kemiskinan secara nasional saat ini berada di nomor 8,25 persen. Sementara, beberapa wilayah di Papua mempunyai nomor kemiskinan rata-rata di atas 20 persen, meski tak semuanya mencatat tren penurunan.

Misalnya di Papua Pegunungan, kata Tito, persentase kemiskinan turun dari 32,97 persen di 2024 menjadi 27,21 di 2025. Namun, ada pula nan stagnan, seperti di Papua Tengah dengan tingkat kemiskinan di nomor 29,45 persen.

"Kemudian di Papua Tengah relatif tidak banyak pergerakan. 29,45 persen miskin. Jadi nyaris sepertiga masyarakat Papua Tengah itu adalah masuk golongan miskin," ujarnya.

Penurunan juga tercatat di Papua Barat Daya, nan mencatat tingkat persentase kemiskinan sebesar 17,5 persen. Namun, ada pula nan mencatat kenaikan, salah satunya di Papua Selatan dari semula 17,44 persen di 2024 menjadi 19,26 persen.

"Dengan posisi nan yang baik, tren nan bagus ada di Papua Pegunungan, Papua Barat menurun, Papua Barat Daya menurun. Tapi nan juga landai enggak banyak pergerakan lah Papua Tengah. Kemudian nan condong menaik itulah di Papua Selatan. Ini nan perlu jadi perhatian," katanya.

(thr/dal)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional