Takut Ketipu Open Trip? Ini Cara Pilih Agen Travel yang Trusted

Sedang Trending 3 hari yang lalu
Ilustrasi Open Trip. Foto: Shutterstock

Open trip kini jadi tren wisata terkenal nan banyak dilirik lantaran lebih praktis dan hemat. Konsep perjalanan ini memungkinkan Anda buat liburan santuy tanpa kudu pusing mikirin itinerary, transportasi, dan lainnya.

Namun, dengan banyaknya penyedia jasa open trip, memilih pemasok travel nan kondusif sering kali jadi tantangan tersendiri. Nggak sedikit orang nan bingung menentukan mana nan betul-betul bisa dipercaya, apalagi jika baru pertama kali mencoba.

Perjalanan nan harusnya menyenangkan bisa bikin rusak mood jika sampai salah pilih agen. Jadi, sebelum Anda memutuskan ikut open trip, pastikan dulu kredibilitas pemasok travelnya, ya.

Kira-kira apa saja nan perlu diperhatikan? Yuk, simak tips dari beberapa member kawan kumparan di bawah ini!

Tips Memilih Open Trip nan Trusted

Ilustrasi Agen Travel. Foto. Shutterstock

Tips pertama datang dari kawan kumparan Mahria (41). Sebelum memutuskan ikut open trip, dia selalu memastikan dulu track record dari pemasok travel yang dipilih.

“Cek rekam jejak pemasok trip di media sosial, lihat komentar alias ulasannya, dan pastikan pemasok tersebut berbentuk resmi seperti PT alias CV. Jangan mudah tergiur nilai murah,” ujarnya.

Selain kepoin akun media sosialnya, Mahria juga cukup concern sama beberapa perincian krusial dari paket nan ditawarkan, yaitu:

  • Biaya dijelaskan secara transparan.

  • Pembayaran dilakukan ke rekening perusahaan (bukan pribadi).

  • Tour guide punya pengetahuan luas soal destinasi.

  • Ada kebijakan refund alias reschedule nan jelas jika terjadi pembatalan.

Nah, jika semua poin tadi sudah aman, barulah dia mantap untuk join open trip tanpa rasa khawatir.

Ilustrasi Open Trip. Foto: Olesya Kuznetsova/Shutterstock

Hal serupa juga dilakukan oleh member teman kumparan Rafi Pratama (29). Ia terbiasa mengecek media sosial pemasok travel terlebih dahulu, mulai dari keaktifan akun, keaslian testimoni, sampai usia akun, apakah sudah lama alias baru dibuat.

Selain itu, Rafi juga memanfaatkan Google untuk mencari review dari peserta lain sebagai bahan pertimbangan. Menurutnya, pemasok travel nan baik pasti memberikan info secara transparan, mulai dari harga, itinerary, hingga perincian akomodasi nan bakal didapat.

Respons admin pun nggak luput dari pertimbangan. "Adminnya juga kudu responsif jika ditanya dan nggak muter-muter jawabnya," katanya.

Ilustrasi Itenerary: Foto: Shutterstock

Sementara itu, bagi Dina Maharani (26), susunan itinerary jadi aspek utama dalam menilai pemasok travel. Menurutnya, pemasok open trip nan terpercaya pasti punya itinerary nan jelas, rapi, dan masuk akal.

Dari pengalamannya, Dina juga menyarankan untuk memilih pemasok nan sudah direkomendasikan oleh orang terdekat, khususnya buat Anda nan baru pertama kali mencoba.

“Kalau baru pertama kali, saya saranin ikut nan sudah pernah direkomendasikan kawan alias minimal pilih nan sudah cukup lama jalan dan punya banyak pengarsipan trip sebelumnya. Jadi lebih tenang,” dia menambahkan.

Nikmati serunya sharing hal-hal seru dengan ribuan kawan baru di organisasi kawan kumparan. Klik kum.pr/temankumparan

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan