Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengutuk tindakan tentaranya nan memukul patung Yesus di Lebanon. Netanyahu menjamin pelaku bakal diberikan hukuman nan tegas.
"Saya terkejut dan sedih mengetahui bahwa seorang tentara IDF merusak ikon keagamaan Katolik di Lebanon selatan," tulis Netanyahu di X, dilansir AFP, Senin (20/4).
"Saya mengutuk tindakan tersebut dengan sekeras-kerasnya. Pihak militer sedang melakukan penyelidikan pidana atas masalah ini dan bakal mengambil tindakan disiplin nan tegas terhadap pelaku," tambahnya.
Aksi tentara Israel itu sebelumnya beredar luas di media sosial. Dalam foto tersebut, tampak seorang tentara Israel memukul patung Yesus Kristus dengan palu godam. Patung itu terlihat sudah terjatuh saat dipukul. Militer Israel telah mengkonfirmasi kebenaran foto tersebut.
Patung itu terletak di desa Kristen Debl di Lebanon, dekat perbatasan dengan Israel.
Israel memang gencar melakukan serangan udara di seluruh Lebanon dan menginvasi wilayah selatan negara itu setelah Hizbullah ikut dalam perang Timur Tengah untuk mendukung Iran.
Perang Israel dengan Lebanon telah sekitar 2.300 orang dan menyebabkan lebih dari satu juta orang mengungsi sebelum gencatan senjata diberlakukan pekan lalu. Israel telah kehilangan 15 tentara dalam perang tersebut.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·