Jakarta, CNN Indonesia --
Polisi meringkus enam orang pelajar sebagai tersangka atas kasus penganiayaan berujung tewasnya seorang siswa SMAN 5 Bandung Muhammad Fahdly Arjasubrata di Jalan Cihampelas, Kota Bandung.
"Kami sudah menetapkan enam tersangka nan diduga menjadi pelaku mengenai peristiwa meninggalnya korban anak di bawah umur," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengutip Antara, Selasa (21/4).
Anton mengatakan seluruh pelaku merupakan pelajar tingkat SMA dan lantaran tetap di bawah umur, maka penanganan dilakukan dengan pendampingan anak berhadapan hukum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berkoordinasi juga dengan pihak-pihak terkait, dengan Komisi Perlindungan Anak Daerah kemudian dengan Dinas Sosial dan kemudian dengan Balai Pemasyarakatan untuk memberikan pendampingan dan pemeriksaan kepada para pelaku," katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Sekolah SMAN 5 Bandung Agus Ferdiana menyerahkan penanganan kasus dugaan pengeroyokan nan menewaskan siswanya, Muhammad Fahdly Arjasubrata kepada polisi.
"Hormati proses dari kepolisian nan sedang melangkah untuk mengungkap fakta," kata dia.
Ia mengimbau semua pihak untuk bijak dan menahan diri serta tidak menyebarkan spekulasi maupun konten visual mengenai peristiwa tersebut.
Menurut dia, pihak sekolah juga mendukung penuh langkah kepolisian dalam mengungkap kebenaran sebenarnya secara profesional.
Sebelumnya, sebuah rekaman video amatir nan diduga menampilkan tindakan berantem di area Cihampelas pada Jumat (13/3) malam itu viral di media sosial.
Dalam video tersebut terlihat seorang laki-laki nan diduga menjadi korban pengeroyokan terbaring di pinggir jalan.
(tim/dal)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·